Mila dan Dompu, Senjata Baru bagi Pertanian NTB

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Jumat, 18 Jan 2019, 10:45 WIB Ekonomi
Mila dan Dompu, Senjata Baru bagi Pertanian NTB

Dok. BKP Kementerian PUPR

SETELAH dikerjakan sejak 2015, Bendungan Mila di Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya rampung dan mulai digenangi air pada Kamis (17/1).

Bendungan Mila merupakan bendungan multiguna. Salah satu fungsi utama bendungan berkapasitas tampung 6,73 juta meter kubik air itu adalah untuk mendukung kontinuitas suplai air Daerah Irigasi (DI) Rababaka seluas 1.689 hektare (ha) di Kecamatan Woja. 

Dengan adanya asupan air yang terjamin, diharapkan indeks pertanaman dapat meningkat menjadi 300%.

Selain itu, Mila juga menjadi sumber air baku bagi Kecamatan Woja dan Dompu dengan kapasitas 100 liter per detik. Bendungan itu juga mampu mereduksi banjir sebesar 142,57 meter kubik per detik dan berfungsi sebagai tempat wisata, perikanan dan konservasi SDA.

Namun, untuk menjaga kualitas bendungan, masyarakat tidak boleh menggunakan keramba sebagai alat budi daya. Pasalnya, dalam beberapa pengalaman, sistem itu kerap mengakibatkan air bendungan tercemar dan membuat ikan-ikan mati.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hari Suprayogi mengungkapkan, pada intinya, pembangunan bendungan Mila ditujukan untuk menjamin ketersediaan air yang berkelanjutan bagi masyarakat di daerah setempat dan sekitarnya.

"Pembangunan infrastruktur ini merupakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan air dan pangan di masa depan," ujar Hari melalui keterangan resmi, Jumat (18/1).

Di NTB, pemerintah melalui Kementerian PU-Pera sedianya membangun lima bendungan yakni Tanju, Mila, Bintang Bano, Beringin Sila dan Meninting.

Dua di antara mereka, termasuk Mila salah satunya, telah selesai dibangun. Adapun, satu lainnya adalah Tanju yang sudah rampung sejak Juli 2018 lalu.

“Kehadiran Bendungan Mila akan melengkapi Bendungan Tanju yang merupakan bagian dari Sistem Irigasi Rababaka Komplek,” kata Hari.

 

Baca juga: Pemerintah akan Bangun Dua Bendungan di Blora untuk Pasok 5 Daerah

 

Bupati Dompu Bamban Yasin meyakini kehadiran dua Bendungan Mila dan Tanju akan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut yang terkenal dengan produksi jagung dan berasnya.

"Bagi kami, keberadaan Sistem Irigasi Rababaka merupakan satu mimpi yang menjadi kenyataan. Karena, alaminya, Dompu merupakan daerah tandus. Kini kami memiliki ketersediaan air yang terjaga," tandasnya.

Proyek Mila dan Tanju dibangun dalam satu paket yang sama dengan biaya sebesar Rp231,66 miliar. Adapun, pengerjaan dilakukan PT Nindya Karya dan PT Hutama Karya dengan skema Kerja Sama Operasi. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More