Ricuh Penertiban Tanah Abang Ulah Preman

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Kamis, 17 Jan 2019, 15:17 WIB Megapolitan
Ricuh Penertiban Tanah Abang Ulah Preman

Ist

RICUH saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pusat Grosir Tanah Abang kembali terjadi hari ini.

Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan kericuhan dipicu oleh preman yang memprovokasi pedagang dan warga untuk melawan petugas Satpol PP saat penertiban dilakukan pada Kamis (17/1) pukul 11.00 WIB.

"Ricuh terjadi karena preman yang melawan petugas. Kami sudah paham itu. Makanya tadi siang pun kami bekerja sama dengan Polsek Tanah Abang," ujar Irwandi saat dihubungi, Kamis (17/1).

Penertiban yang dilakukan hari ini berfokus pada PKL yang masih berdagang memenuhi area trotoar serta menyerobot area jalan di Jalan Jati Baru tepatnya di Stasiun Tanah Abang hingga ke depan Pasar Blok G.

Para PKL di area itu, menurutnya, merupakan pendatang yang mengincar lahan-lahan kosong. Sebab, PKL yang sebelumnya berdagang di area itu telah ditertibkan dan dipindahkan ke atas Jembatan Penyeberangan Multifungsi (JPM) yang dibangun Pemprov DKI.

Baca juga: Tiga Orang Provokator Diamankan Dalam Ricuh Penertiban Tanah Abang

Irwandi menegaskan para preman yang bergerak melawan petugas. Sebab, pedagang biasanya lebih memilih mengalah dengan kabur membawa barang dagangannya agar tidak diangkut petugas.

Ia pun mengisyaratkan masih banyak preman yang berkeliaran di Tanah Abang menjadi biang keladi sulitnya menertibkan PKL.

"Kalau PKL asli Tanah Abang yang sudah lama jualan kan sudah naik ke atas JPM. Ini sebagian besar pedagang baru. Preman ini ada rasa tidak senang bisnis mereka kita ganggu," terangnya.

Menurutnya, saat ini kondisi sudah tenang dan PKL di area Jalan Jati Baru telah pergi. Namun, Irwandi tidak menutup kemungkinan akan adanya PKL yang kembali berjualan menyerobot trotoar dan jalan selama para preman masih berkeliaran di Tanah Abang.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More