BNPT Fokus Penanggulangan Terorisme dari Hulu

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Senin, 14 Jan 2019, 21:35 WIB Politik dan Hukum
BNPT Fokus Penanggulangan Terorisme dari Hulu

MI/AGUS UTANTORO

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen pol. Suhardi Alius menyatakan pihaknya akan melakukan kombinasi langkah penanggulangan terorisme secara masif dan menyeluruh dari hulu ke hilir. Oleh karena itu, kepedulian seluruh komponen sangat dibutuhkan dalam mendukung pencegahan dari hulu tersebut.

"Penanggulangan terorisme bukan hanya di hilir saja, tetapi di hulu juga. Karena hulunya akan mempengaruhi adanya kejadian di hilir," kata Suhardi, usai beraudiensi dengan direksi Media Group, di Gedung BUMN, Jakarta Pusat, Senin (14/1)

Suhardi menjelaskan, seluruh stakeholder bisa mendiseminasikan tanggungjawab itu, dimana pihaknya telah membuat literasi guna memberikan pemahaman kepada anak-anak muda sehingga memiliki daya tahan terhadap penyebaran informasi terkini.

"Hari ini sangat rentan, mudah diprovokasi oleh masukan-masukan yang tidak profesional. Kami membangun sesuatu kekuatan yang bisa memberikan pencerahan di hulu," sebutnya.

Begitu juga dalam memutuskan matarantai anak mantan terorisme. Katanya, diperlukan upaya pendekatan dengan kasih sayang dan kekeluargaan.

"Keluarga memberikan peran yang sangat penting, dari mulai pendidikan anak dan sebagainya, sangat penting ketika mereka berhadapan dengan lingkungan yang lebih besar," paparnya.

Jika keluarga mengabaikan peran ini, tentunya mereka akan mudah dipengaruhi dengan paham radikalisme. Lanjutnya, proses itu bisa dilakukan dengan pendekatan keluarga, berempati dan mengindetifikasi masalah yang terjadi.

"Kita mencari treatment dan formula yang pas untuk memberikan pencerahan supaya tidak terpapar paham paham itu," terangnya.

Dalam audiensi itu, Suhardi Alius yang didampingi para deputinya, menerima kunjungan direksi Media Group, di antaranya, Direktur Utama Metro TV, Suryopratomo, Pimred Metro TV Don Bosco, Deputi Direktur Pemberitaan Gaudensius Suhardi, dan Direktur Pengembangan Bisnis Shanty Nurpatria.

Direktur Utama Metro TV, Suryopratomo menyembutkan saat ini BNPT telah menemukan formula yang lebih tepat, dalam penangulangan terorisme yang tidak pernah selesai. Pasalnya pemahaman dan aksi terorisme berkaitan dengan ideologi.

"Karena itu disentuh persoalan ideologi, semua stakeholder dan komponen bangsa ini harus terlibat," sebutnya.

Suryopratomo menambahkan, dalam melakukan koordinasi dan sinergitasnya, BNPT juga mengajak 36 kementrian/lembaga dan guru besar serta 700 anak muda juga menjadi juru damai.

"Ini sesuatu langkah yang sangat strategis dilakukan, tentunya ini bukan akhir dari sebuah upaya membangun Indonesia yang bersih dari ancaman terorisme," lanjutnya.

Dia tidak memungkiri, terorisme akan selalu hidup bukan hanya di Indonesia tetapi juga di belahan dunia lainnya. Oleh karena itu, upaya membangun kesadaran dan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terlibat sangat dibutuhkan.

"Maka dari itu kenapa Media Group mendukung dan ingin mensupport apa yang dilakukan oleh BNPT ini, supaya kemudian bisa membangun Indonesia yang lebih baik ke depannya," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More