DPR Persilakan PKS Usulkan RUU Perlindungan Tokoh Agama

Penulis: Putri Rosmalia Pada: Senin, 14 Jan 2019, 18:30 WIB Politik dan Hukum
DPR Persilakan PKS Usulkan RUU Perlindungan Tokoh Agama

MI/Susanto

PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) sempat menyebutkan beberapa janji politik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Salah satunya ialah janji untuk memperjuangkan Rancangan UU Perlindungan Ulama, Tokoh Agama, dan Simbol Agama.

Hal itu diserukan Presiden PKS Shohibul Iman saat konferensi pers di kantor DPP PKS di TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (13/1).

Dalam menanggapi hal itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, DPR terbuka bagi semua pihak yang ingin memberi usul sebuah RUU. DPR sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin menginisiasi UU baru seperti yang diwacanakan oleh PKS.

"Tapi apakah nanti bisa terpenuhi itu sangat tergantung pada mekanisme yang ada. Kan UU itu bisa dimungkinkan apakah itu nanti menjadi inisiatif DPR atau menjadi inisiatif PKS melalui DPR, nanti kan ada kajian akademisnya," ujar Bambang, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/1).

Meski begitu, Bamsoet mengatakan RUU tersebut memiliki peluang yang kecil jika ingin direalisasikan pada periode saat ini. Itu karena minimnya sisa waktu DPR dan masih menumpuknya RUU lain yang juga tengah berjalan.

"Menurut saya peluangnya kecil, karena kita tinggal delapan bulan, enggak sampai sembilan bulan. Tapi dimungkinkan untuk dicantolkan dengan UU yang sedang berjalan saat ini. Bisa masuk dalam KUHP bisa, bisa juga tergantung pada kajian akademisnya dan tergantung kepada panja atau pansus yang sedang berjalan," tutur Bamsoet. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

POLISI tidak langsung menangkap creator dan buzzer berita bohong atau hoaks mengenai 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Alasannya, aparat masih melakukan pendalaman dari sisi aspek alat bukti untuk penyelidikan kasus tersebut dan masih menunggu hasil laboratorium forensik terkait identifikasi suara. Setujukah Anda dengan sikap Polri tersebut?





Berita Populer

Read More