Prajurit TNI AL Wajib Kembangkan Nilai Kepemimpinan Maritim

Penulis: Golda Eksa Pada: Senin, 14 Jan 2019, 14:53 WIB Politik dan Hukum
Prajurit TNI AL Wajib Kembangkan Nilai Kepemimpinan Maritim

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

SELURUH perwira TNI AL diingatkan untuk senantiasa membentuk kepribadian dan karakter sebagai prajurit yang profesional serta mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan maritim.

Hal itu dikemukakan Kepala Staf TNI AL Laksamana Siwi Sukma Adji saat membuka Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Seskoal) Angkatan ke-57 Program Studi Strategi Operasi Laut 2019 di Auditorium Yos Soedarso, Kompleks Seskoal, Jakarta, Senin (14/1).

Program studi strategi operasi laut merupakan program unggulan berstandar nasional maupun internasional. Itu dapat pula menjadi center of excellent on naval and maritime science yang nantinya mampu membentuk para perwira menengah mengembangkan ide-ide pemikiran strategis secara konseptual, terutama dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Menurut dia, sekolah staf dan komando angkatan merupakan momentum perubahan yang sangat penting bagi perjalanan karier seorang perwira.

"Bangun karakter dan jati diri sebagai prajurit TNI dan kembangkan nilai-nilai kepemimpinan maritim yang bersifat visioner dan strategis, serta jalin hubungan komunikasi, kerja sama, kekompakan, persaudaraan dan ikatan kekeluargaan yang kuat di antara sesama perwira siswa, para dosen dan perwira staf lembaga pendidikan Seskoal," ujar Siwi.

Baca Juga: TNI AL Kerahkan Kapal dan Prajurit ke Lokasi Tsunami

Melalui Seskoal, sambung dia, penguasaan pada tataran teknis dan taktis yang dimiliki seorang perwira pada perjalanan karier sebelumnya akan dikembangkan dengan peningkatan kemampuan pada tingkat yang lebih tinggi, yaitu level operasional dan strategis. Dengan demikian tentu dibutuhkan perubahan mindset para perwira siswa untuk mampu berpikir global, holistik, integratif, dan memiliki visi yang jauh ke depan.

Pendidikan Reguler Seskoal Angkatan ke-57 TP 2019 itu bakal berlangsung selama 44 minggu dan diikuti 150 perwira menengah pilihan. Rinciannya, 138 perwira siswa TNI AL, 2 perwira menengah masing-masing dari TNI AD dan TNI AU, serta para perwira siswa dari 8 negara sahabat, seperti Australia, India, Malaysia, Singapura, Pakistan, Korea Selatan, Jepang, dan Thailand.

Ia mengemukakan, sekolah ialah lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi TNI Angkatan Laut yang bertujuan untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan, membentuk kepribadian, dan karakter sebagai prajurit yang profesional. Diharapkan pendidikan yang diperoleh itu bisa mengembangkan kemampuan kepemimpinan maritim bagi para perwira.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

POLISI tidak langsung menangkap creator dan buzzer berita bohong atau hoaks mengenai 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Alasannya, aparat masih melakukan pendalaman dari sisi aspek alat bukti untuk penyelidikan kasus tersebut dan masih menunggu hasil laboratorium forensik terkait identifikasi suara. Setujukah Anda dengan sikap Polri tersebut?





Berita Populer

Read More