BPN Klaim Ada Penyelundupan Foto Gatot di Baliho

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Senin, 14 Jan 2019, 13:38 WIB Politik dan Hukum
BPN Klaim Ada Penyelundupan Foto Gatot di Baliho

Wakil Ketua Dewan Penasihat BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid -- ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

WAKIL Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid, mengatakan BPN tidak mengetahui perihal adanya foto Gatot Nurmantyo di baliho Prabowo-Sandiaga. Hidayat menduga ada pihak yang sengaja memasukkan foto Gatot secara diam-diam.

"Sangat mungkin juga ada yang menyelundupkan. Karena jelas dari awal kami mengerti bahwa Pak Gatot bukan bagian dari BPN," ujar Hidayat, di gedung DPR, Jakarta, Senin (14/01).

Hidayat mengatakan, sejak awal, BPN mengetahui dan memahami sikap Gatot yang hingga saat ini masih netral. Ia mengklaim tidak ada keuntungan bagi BPN memajang foto Gatot di baliho.

"Tidak ada untungnya juga. Lebih banyak tokoh yang sangat menjual. Pak Djoko Santoso senior Pak Gatot. Sama-sama mantan Panglima TNI. Juga ada nama Prabowo, Habib Salim Segaf. Jadi saya khawatir ada yang memasang, entah siapa," ujar Hidayat.

Baca juga: Gatot Minta Fotonya di Baliho 02 Dicopot

Sementara itu, Juru Bicara TKN Jokowi-Amin, Ace Hasan, mengatakan kubu Prabowo memang memiliki kebiasaan mengklaim dukungan. Padahal, belum ada pernyataan yang bersangkutan secara resmi.

"Nah itulah yang sering kali dilakukan mereka, mengklaim orang lain mendukung padahal seungguhnya tidak menyatakan dukungan. Pak Gatot sendiri kan sudah mengatakan keberatan atas penempelan foto beliau di sana," ujar Ace, di gedung DPR, Jakarta, Senin (14\01).

Ace mengatakan, harusnya perihal klaim dukungan dilakukan dengan baik, dengan lebih dulu melakukan pengecekan dan klarifikasi. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

POLISI tidak langsung menangkap creator dan buzzer berita bohong atau hoaks mengenai 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Alasannya, aparat masih melakukan pendalaman dari sisi aspek alat bukti untuk penyelidikan kasus tersebut dan masih menunggu hasil laboratorium forensik terkait identifikasi suara. Setujukah Anda dengan sikap Polri tersebut?





Berita Populer

Read More