Penguatan Rupiah Kembali Tertahan

Penulis: Fetry Wuryasti Pada: Senin, 14 Jan 2019, 13:16 WIB Ekonomi
Penguatan Rupiah Kembali Tertahan

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

PERGERAKAN rupiah tampaknya belum mampu melanjutkan kenaikan. Tertahannya penguatan rupiah disebabkan menguatnya laju dolar AS diiringi sikap pelaku pasar yang memanfaatkan pelemahan dolar AS sebelumnya

Di sisi lain, penguatan dolar AS pun terimbas dari pelemahan Euro, setelah pelaku pasar menahan diri terkait sentimen Brexit.

Sementara itu, sentimen dari dalam negeri cukup positif, di antaranya imbauan BI kepada BUMN maupun korporat lainnya untuk memanfaatkan pasar DNDF, hingga penilaian BI yang meyakini tekanan inflasi sepanjang 2019 dapat diredam sekalipun ada ancaman penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

"Akan tetapi, terimbangi dengan sentimen yang terjadi di global," ujar Analis CSA Institute Reza Priyambada, Senin (14/1).

Baca Juga: Penguatan Rupiah Diikuti Mata Uang Negara Sekitar

Pada sesi 1 perdagangan Senin (14/1), rupiah berada pada 14.089 melemah 0,3%. Meski terlihat melemah, namun laju rupiah belum menunjukan pembalikan arah.

Outlook dolar AS yang masih dinilai melemah setelah The Fed dinilai lebih melunak terhadap kenaikan suku bunganya diharapkan dapat membuat dolar AS kembali melemah. Sehingga rupiah pun dapat berbalik menguat.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More