Warga Diminta Tidak Konsumsi Ikan dan Kerang dari Teluk Ambon

Penulis: Hamdi Jempot Pada: Minggu, 13 Jan 2019, 13:15 WIB Nusantara
Warga Diminta Tidak Konsumsi Ikan dan Kerang dari Teluk Ambon

MI/Hamdi Jempot

DINAS Lingkungan Hidup Kebersihan dan Persampahan (DLHKP) Kota Ambon meminta masyarakat pesisir Teluk Ambon untuk tidak mengambil kerang (bia) dan ikan yang terpapar mati di pantai.

Permintaan tersebut langsung disampaikan oleh Kepala DLHKP Ambon Lucia Izaak melalui surat pemberitahuan kepada seluruh camat se-Kota Ambon. Surat tersebut dikeluarkan menyusul terjadinya ledakan blooming fitoplankton di perairan Kelurahan Lateri dan Negeri Passo, Kecamatan Baguala hingga ke Batu Koneng, Desa Poka, Kecamatan Ambon, sejak Kamis (10/1) pagi.

Lucia menjelaskan, ledakan blooming fitoplankton tersebut merupakan jenis beracun Dinoflagelata Gonyaulax.

"Selain mengambil, juga diminta untuk tidak mengonsumsi kerang ikan yang terpapar mati, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," kata Lucia dalam surat imbauan yang diterima Media Indonesia, Minggu (13/1).

"Ledakan tersebut dapat mengakibatkan berkurangnya kadar oksigen di perairan dan memicu kematian ikan maupun biota lainnya," ujar Lucia.

Baca Juga: Nataru, Pelabuhan Ambon yang paling Sibuk

Lucia pun meminta kepada para camat se-Kota Ambon untuk menginformasikan kembali imbauan yang diberikan kepada para raja, lurah, juga kepala desa di wilayah kerja masing-masing.

Meskipun hingga saat ini, ia belum menerima laporan terkait kematian ikan dan biota laut lainnya akibat ledakan Dinoflagelata Gonyaulax, tetapi perlu melakukan antisipasi dini melalui penyebaran surat imbauan.

Sebelumnya, Peneliti Pusat Penelitian Laut Dalam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Hanung Agus Mulyadi mengungkapkan terjadinya ledakan blooming fitoplankton dengan luasan mencapai 31 hektare di perairan Kelurahan Lateri dan Negeri Passo Kecamatan Baguala hingga ke Batu Koneng, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon.

Tingkat kepadatan ledakan sangat tinggi, yakni 9x100 ribu sel per liter hingga 2,5x1000 juta sel per liter. Karena itu, masyarakat di daerah tersebut diminta waspada, tidak mengambil dan mengonsumsi kerang-kerang (bia) dan ikan yang terpapar mati.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More