OJK: DP 0 Persen Kendaraan Bisa Dorong NPF Leasing

Penulis: Fetry Wuryasti Pada: Minggu, 13 Jan 2019, 13:00 WIB Ekonomi
OJK: DP 0 Persen Kendaraan Bisa Dorong NPF Leasing

Dok. OJK

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) melonggarkan ketentuan uang muka atau down payment (DP) kendaraan bermotor pada perusahaan pembiayaan (leasing).

Beleid itu juga menjadi upaya otoritas untuk mendorong tingkat pembiayaan bermasalah alias nonperforming financing (NPF) perusahaan leasing membaik.

"Sepanjang dia bisa memperbaiki kualitas kreditnya, punya NPF-nya di bawah 1%, itu pilihan dia. Jadi ini memberikan kesempatan bagi industri untuk tumbuh," kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank (IKNB) OJK Riswinandi dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (11/1) malam.

Selain tingkat NPF harus di bawah 1%, kondisi keuangan perusahaan leasing yang dibolehkan memberikan uang muka 0% harus sehat. Mereka juga harus memiliki alat mitigasi risiko peningkatan kredit macet.

"DP 0% kendaraan ini juga akan memperbaiki kinerja industri. Jadi ini upaya agar masyarakat ada kesempatan, perusahaan industrinya juga enggak dirugikan," imbuhnya.

Baca Juga: OJK Izinkan Uang Muka Kendaraan 0%

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menambahkan dp 0% pembiayaan kendaraan bermotor memancing perusahaan leasing memperbaiki rasio NPF. Kondisi demikian diharapkan mampu membuat industri pembiayaan menjadi lebih sehat.

"Tapi ini bukan berarti harus 0%, ini adalah pilihan-pilihan," jelas Wimboh.

Ketentuan uang muka 0% pada pembiayaan kredit kendaraan bermotor tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 35 Tahun 2018. Namun DP nol persen hanya berlaku bagi perusahaan leasing yang memiliki rasio NPF di bawah 1%.

Berdasarkan laporan OJK per November 2018, rasio NPF perusahaan pembiayaan sebesar 2,83%.

Posisi itu lebih rendah bila dibandingkan dengan rasio NPF pada Oktober 2018 sebesar 3,21%. Secara rata-rata dari Januari hingga November 2018, tingkat NPF perusahaan pembiayaan di posisi 3,1%.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More