TKN: Pemberantasan Korupsi Harus dengan Sapu Bersih

Penulis: Micom Pada: Sabtu, 12 Jan 2019, 21:40 WIB Politik dan Hukum
TKN: Pemberantasan Korupsi Harus dengan Sapu Bersih

MI/M. Irfan

PEMBERANTASAN korupsi akan efektif apabila pemimpin puncaknya berintegritas, bukan bagian pemburu rente, dan berani melawan kekuatan oligarki ekonomi politik.

Hal itu dikatakan juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (12/1).

"Jokowi memiliki rekam jejak sebagai  pemimpin yang berintegritas. Pada 2010, saat menjadi Wali Kota Solo, Jokowi mendapatkan Bung Hatta Anti-Corruption Award. Upaya pencegahan korupsi dilanjutkan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta dengan e-budgetting. Jokowi adalah pemimpin berani melawan kekuatan pemburu rente dan oligarki ekonomi politik yang merupakan warisan rezim Orde Baru," kata Ace.

Karena itu, lanjut dia, Jokowi pun tidak memiliki beban ketika membubarkan Petral. Menurut Ace, hal itu tentu akan sulit dilakukan oleh rival Jokowi, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena banyak konflik kepentingan dengan sisa-sisa kekuatan oligarki Orde Baru, seperti keluarga Cendana yang mendukung paslon 02, atau mengembalikan pada era Orde Baru.

Selain itu, kata Ace, Jokowi juga tidak punya beban terkait dengan konflik kepentingan terkait bisnis keluarga.

"Anak-anaknya justru jualan martabak dan pisang goreng. Sebaliknya, sulit membayangkan akan tidak ada konflik kepentingan terkait bisnis keluarga Prabowo dan juga Sandi," imbuhnya.

Jadi, efektivitas pemberantasan korupsi akan tergantung pada puncuk pimpinannya, dalam hal ini Presiden. Jika pemimpinnya bersih, berintegritas, dan berani, menurut Ace, ada harapan terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

Sebaliknya, kalau rekam jejaknya meragukan, dengan sarat beban konflik kepentingan, memiliki jalinan dengan kekuatan oligarki masa lalu dan dikelilingi para pemburu rente, maka itu sama saja menawarkan janji palsu. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More