Korban Bencana Sulteng Bikin Hunian dari Puing Bangunan

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 12 Jan 2019, 20:40 WIB Nusantara
Korban Bencana Sulteng Bikin Hunian dari Puing Bangunan

ANTARA

KORBAN bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, memilih membangun hunian dari puing bangunan. Mereka memilih membangun tanpa menunggu pembangunan hunian sementara (huntara).

"Khususnya terhadap shelter pengungsi yang dihuni oleh korban likuifaksi dan tsunami, yang saat ini lebih 80% telah miliki hunian sendiri. Mereka membangun sendiri pascabencana pada awal hingga  akhir Oktober 2018," kata Ketua Pansus Pengawasan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (P3B) DPRD Sulteng, Yahdi Basma, di Palu, Sabtu (12/1).

Korban yang melakukan hal ini dapat dilihat di Kelurahan Petobo, Kelurahan Balaroa, Desa Sibalaya, Kabupaten Sigi, dan Desa Jono Oge. Korban tsunami di sepanjang pesisir pantai Teluk Palu dan Donggala juga terlihat melakukan hal serupa.

Yahdi mengemukakan, korban bencana atau pengungsi telah familiar dengan puing bekas rumah mereka. Puing ini dimanfaatkan kembali untuk membangun hunian. Dia memperkirakan huntara akan mubazir atau tidak termanfaatkan jika pemerintah tetap melanjutkan program tersebut.

"Saat ini yang dibutuhkan oleh korban yaitu hunian tetap. Bukan Huntara, walaupun ada sebagian yang telah menempatinya dari pemerintah," kata Yahdi

Ia menilai pemerintah harus menyetop pembangunan huntara di beberapa lokasi pengungsian korban bencana. Sudah saatnya pemerintah membangun hunian tetap bagi korban. (Medcom/OL-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More