Ekonomi Tiongkok Lebih Dikhawatirkan daripada Amerika

Penulis: Angga Bratadharma Pada: Sabtu, 12 Jan 2019, 20:20 WIB Internasional
Ekonomi Tiongkok Lebih Dikhawatirkan daripada Amerika

AFP

KONDISI perekonomian Tiongkok merupakan kekhawatiran yang lebih besar sekarang ini jika dibandingkan dengan ekonomi Amerika Serikat (AS). Adapun perang dagang yang terjadi di antara kedua negara terus memberikan tekanan terhadap ekonomi dunia, terutama dari sisi ambruknya pasar saham.

Kepala Solusi Investasi VP Bank yang berbasis di Liechtenstein, Felix Brill, mengatakan, investor melihat lebih banyak volatilitas di pasar keuangan karena negosiasi perang perdagangan yang sedang berlangsung antara Washington dan Beijing. Meski demikian, dia optimistis para pemimpin Tiongkok akan menjaga ekonomi secara bersama.

"Ekonomi Tiongkok, pada saat ini, merupakan penyebab kekhawatiran yang lebih besar jika dibandingkan dengan ekonomi AS," kata Brill, seperti dilansir dari CNBC, Sabtu (12/1).

Dia menilai ada tanda-tanda yang jelas bahwa ekonomi Tiongkok sedang melambat dalam jangka pendek. Bahkan, ada beberapa hal yang bisa menyeret lebih dalam perlambatan ketika Tiongkok berencana mengubah model ekonominya dari mengedepankan kinerja ekspor ke pendekatan yang lebih didorong oleh konsumsi.

Adapun pertempuran tarif yang dilakukan Amerika Serikat dan Tiongkok dinilai Brill akan membuat Beijing lebih sulit memaksimalkan pertumbuhan ekonomi. Namun, kata Brill, bukan berarti Tiongkok tidak mampu melewati tantangan-tantangan itu.

"Ini adalah beberapa alasan untuk kekhawatiran dalam jangka pendek, tetapi saya yakin bahwa otoritas Tiongkok, sekali lagi, akan turun tangan dan menerapkan langkah-langkah tambahan untuk mendukung perekonomian," tegasnya.

Lebih lanjut, Brill mengatakan, pelaku pasar akan mengharapkan lebih banyak perubahan terhadap kelanjutan perang perdagangan yang terus terjadi hingga sekarang ini. Adapun Washington dan Beijing tengah melakukan pembicaraan untuk mencapai kata sepakat usai gencatan senjata dan memberikan waktu 90 hari.

"Sentimen pasar akan sangat tergantung pada apa yang terjadi dalam pembicaraan perdagangan. Kami telah melihat beberapa kemajuan minggu ini, beberapa kabar baik, tapi itu baru permulaan. Saya pikir masih ada beberapa kendala di sepanjang jalan dan kami jauh dari solusi," pungkasnya. (Medcom/OL-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More