Sumsel Babel Berambisi Tumbangkan Sidoarjo Aneka

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 12 Jan 2019, 15:15 WIB Olahraga
Sumsel Babel Berambisi Tumbangkan Sidoarjo Aneka

Dok. ProLiga Voli 2019

TIM voli putra Bank Sumsel Babel menargetkan menang saat melawan Sidoarjo Aneka Gas Industri pada pertandingan kedua putaran kedua Proliga 2019 di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (13/1).

Manajer Sumsel Babel Welsar Lubis, pada Sabtu (12/1, mengatakan timnya sangat optimistis bakal meraih hasil positif di laga tersebut karena menyakini memiliki tim yang jauh lebih solid dibandingkan Aneka Gas Industri.

Kemenangan pada laga kedua putaran Palembang untuk menjaga asa melaju ke final four karena pada laga pertama ditaklukkan Surabaya Bhayangkara Samator, Jumat (11/1), dengan skor 3-0.

"Kekalahan dari Samator menjadi bahan evaluasi kami. Yang jelas kami akan melakukan perubahan formasi, selain itu akan ada perubahan sedikit taktik dan strategi disesuaikan dengan lawan," kata dia.

Sumsel Babel juga tidak mau lama-lama larut dalam kesedihan setelah dikalahkan Samator. Bagi tim ini, Samator merupakan lawan yang selalu sulit untuk dikalahkan sejak mulai berkompetisi di Proliga.

Tim Samator selalu unggul karena memiliki pemain lokal yang kompak, justru jika tidak ada pemain asing bisa jadi bertambah bagus. "Dengan Samator ini entah dari dulu selalu sulit. Seperti tidak ketemu begitu. Tapi, ini tetap menjadi bahan evaluasi kami," kata dia.

Sementara Pelatih Sumsel Babel Pascal Wilmar mengatakan laga melawan Aneka nanti tetap berlangsung tidak mudah meski tim ini merupakan tim debutan. Hal ini karena tim baru saja kedatangan seorang pemain asing asal Kroasia, Danijel Galic, yang pada pekan ini masih membutuhkan adaptasi.

"Maunya Galic ini belum dipahami pemain lokal, kadang bola ketinggian, kadang kerendahan.Tapi, saya yakin dua pekan lagi sudah ketemu," kata Pascal. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

POLISI tidak langsung menangkap creator dan buzzer berita bohong atau hoaks mengenai 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Alasannya, aparat masih melakukan pendalaman dari sisi aspek alat bukti untuk penyelidikan kasus tersebut dan masih menunggu hasil laboratorium forensik terkait identifikasi suara. Setujukah Anda dengan sikap Polri tersebut?





Berita Populer

Read More