SPAM Bandung Raya Sediakan Air Minum untuk 140 Ribu Warga

Penulis: Andhika prasetyo Pada: Sabtu, 12 Jan 2019, 12:08 WIB Nusantara
SPAM Bandung Raya Sediakan Air Minum untuk 140 Ribu Warga

Dok. Pemprov Jabar

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyelesaikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Tahap pertama.

SPAM yang diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu memiliki kapasitas 700 liter per detik. Namun, untuk tahap pertama, baru bisa digunakan 350 liter per detik.

Jumlah itu sudah cukup untuk melayani kebutuhan air minum masyarakat di Kota Bandung sebanyak 80 ribu jiwa dengan total 16 ribu sambungan rumah dan untuk penduduk Kabupaten Bandung yang berjumlah 60 ribu jiwa dengan total 12 ribu sambungan rumah.

Pembangunan SPAM Regional menjadi hal penting lantaran ketersediaan air baku untuk air minum yang tidak merata antar wilayah.

Manfaat dari SPAM Regional lebih efisien dalam pembiayaan investasi dan operasional, peningkatan kerja operator, peningkatan skala ekonomi sehingga merangsang masuknya sumber pembiayaan dari swasta.

SPAM tersebut juga menggunakan teknologi terbaru yakni Supervisory Control and Data Acquisition yang pengolahannya tidak dilakukan di luar ruang melainkan di dalam ruang dan dilakukan secara otomatis.

"Teknologi SCADA memiliki keunggulan hemat energi karena sistem distribusi secara gravitasi dan adanya pengolahan dan daur ulang air buangan dari IPA, domestic dan air hujan. Terdapat ruang kontrol untuk memonitor seluruh instalasi air yang ada di SPAM tersebut," ujar Ketua Badan Peningkatan Penyelenggaraan SPAM (BPPSPAM) Bambang Sudiatmo melalui keterangan resmi, Sabtu (12/1).

Baca Juga: NasDem Desak KPK Telusuri Dugaaan Korupsi Mega Proyek SPAM Pasigala

Bambang menyebutkan total investasi pembanguann SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Tahap pertama mencapai Rp253 yang dananya berasal dari APBN di Kementerian PU-Pera sebesar Rp58 miliar dan APBD Provinsi Jabar sebesar RP195 miliar.

Ke depannya, SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya akan dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jabar yakni PT Tirta Gemah Ripah dimana hasil pengolahan air minum akan dibeli oleh PDAM Tirta Wening Kota Bandung dan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung untuk selanjutnya disitribusikan kepada para pelanggan.

Adapun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan apresiasi kepada berbagai pihak terkait yang turut mendukung pembangunan SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya.

"Ini akan memberikan tingkat layanan penyediaan air minum yang lebih banyak, yang maksimal sesuai wilayah, yaitu wilayah selatan Bandung Raya baik kabupaten maupun kota," ucap Ridwan Kamil. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More