Kelompok Radikal Diduga Susupi Pemilu

Penulis: Pol/P-3 Pada: Sabtu, 12 Jan 2019, 02:35 WIB Politik dan Hukum
Kelompok Radikal Diduga Susupi Pemilu

ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY

GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) mengindikasikan bahwa Pilpres 2019 telah disusupi kelompok radikal yang terafiliasi dengan salah satu kandidat calon presiden. Temuan itu disampaikan Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

Dalam pertemuan dengan Jokowi, ia membawa pengurus GP Ansor dari 34 provinsi yang semuanya melaporkan situasi dan kondisi di wilayah masing-masing.

“Ada kelompok radikal yang terkonsiliasi karena kontestasi pilpres. Mereka bukan merusak pemilu, melainkan menginduk pada salah satu kontestan pemilu untuk memasukkan agenda-agenda mereka,” ujarnya seusai pertemuan.

Berdasarkan temuan dari pengurus GP Ansor di wilayah, Riau dan Jawa Barat menjadi pusat konsolidasi utama kelompok-kelompok radikal. “Riau misalnya dan Jawa Barat apalagi,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, pemerintah tidak memberi ruang bagi kelompok-kelompok radikal.

“Kami tidak memberikan ruang kepada kelompok radikal. Kita semuanya harus memiliki sikap yang sama. Jadi akan lebih bagus lagi kalau menempatkan radikal sebagai musuh bersama. Negara tidak boleh memberi toleransi.”

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi NasDem Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Polres Jakarta Barat yang besinergi dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat serta TNI dalam pemasangan lebih dari 1.000 spanduk berisi maklumat larangan kampanye di tempat-tempat ibadah di Jakarta Barat.

Langkah ini disebutkan Sahroni sebagai upaya preventif mencegah digunakannya SARA dalam pesta demokrasi yang akan digelar serentak pada tanggal 17 April 2019.
“Sikap Polres Jakarta Barat bersinergi dengan Pemkot Jakarta Barat dan Kodim setempat dalam menciptakan kampanye damai patut diapresiasi.” ujar Sahroni.

“Kita berharap munculnya awareness positif tanpa SARA dari umat seiring pemasangan spanduk yang dilakukan bersama-sama DKM (Dewan kemakmuran Masjid) maupun pengurus tempat ibadah lainnya,” tutupnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More