OJK Izinkan Uang Muka Kendaraan 0%

Penulis: Husen Miftahudin Pada: Jumat, 11 Jan 2019, 22:20 WIB Ekonomi
OJK Izinkan Uang Muka Kendaraan 0%

Ist

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) memutuskan untuk melonggarkan ketentuan uang muka atau Down Payment (DP) kendaraan bermotor pada perusahaan pembiayaan (multifinance). Aturan yang tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 35 Tahun 2018 itu membuat DP mobil/motor menjadi 0%, dari sebelumnya 5%.

Juru bicara OJK, Sekar Putih Djarot, mengatakan, uang muka 0% kendaraan bermotor yang dalam hal ini adalah kendaraan roda dua, empat, atau lebih hanya berlaku pada multifinance yang memiliki rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) di bawah 1%.

"Aturannya menyebut bahwa yang bisa menyalurkan DP 0% adalah perusahaan pembiayaan yang punya NPF maksimal 1%. Itu menunjukkan tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan itu bagus," ujar Sekar di Jakarta, Jumat (11/1).

Dia mengatakan perusahaan multifinance yang sehat mampu menjaga mekanisme risiko pembiayaannya, termasuk mengukur pengucuran pembiayaan kendaraan agar tidak meningkatkan risiko NPF.

"Jadi tergantung dari risk appetite perusahaan pembiayaan tadi, apakah akan berpengaruh terhadap kondisi transportasi segala macam. Saya rasa akan lebih terukur," ungkapnya.

Sementara itu, perusahaan pembiayaan yang memiliki rasio NPF antara 1 hingga di bawah 3% dikenakan DP kendaraan bermotor sebesar 10%. Sedangkan perusahaan dengan NPF neto di atas 3 hingga di bawah 5% wajib menerapkan uang muka sebesar 15%.

Adapun perusahaan pembiayaan dengan tingkat kesehatan keuangan neto sebesar 5% wajib mengenakan DP sebesar 15% bagi kendaraan roda dua atau tiga, empat, atau lebih yang digunakan untuk pembiayaan investasi. Bagi kendaraan roda empat atau lebih yang digunakan untuk pembiayaan multiguna, perusahaan wajib mengenakan uang muka 20%.

Sedangkan perusahaan pembiayaan dengan NPF neto di atas 5% wajib memenuhi ketentuan uang muka untuk kendaraan bermotor roda dua atau tiga, serta roda empat atau lebih untuk pembiayaan investasi paling rendah 20%, serta kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk pembiayaan multiguna paling rendah 25%.

Dalam beleid sebelumnya, OJK menetapkan kewajiban uang muka untuk motor dan mobil paling rendah sebesar 5% dan paling tinggi sebesar 25%. (Medcom/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More