Petugas Kesehatan Haji Wajib Jalani Tes Napza

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Jumat, 11 Jan 2019, 19:35 WIB Humaniora
Petugas Kesehatan Haji Wajib Jalani Tes Napza

ANTARA/Prasetyo Utomo

PUSAT Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Puskeshaji) sedang menggodok aturan mengenai para calon Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH). Aturan itu akan berlaku bagi petugas yang akan ditugasi ke Tanah Suci dalam operasional haji mulai 2019.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusup Singka menyatakan perekrutan tahun ini akan lebih diperketat dengan adanya mekanisme wawancara dan tes napza (narkotika, psikotropika, dan zat aditif) yang dilakukan bersama RS Ketergantungan Obat (RSKO) di Cibubur, Jakarta. Selain itu tes kebugaran dan MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory, tes kerpibadian) akan dilaksanakan saat pelatihan kompetensi.

Kegiatan tersebut, ujar Eka, langsung dikelola oleh Puskeshaji. "Setelah terpilih petugas hendaknya kembali ke daerahnya untuk melaksanakan pembinaan kesehatan bagi jemaah haji yang akan berangkat haji tahun 2019," ujarnya melalui siaran pers yang dipublikasikan Jumat (10/1).

Dari 11.300 tenaga kesehatan (Nakes) yang mendaftar, Kemenkes akan menetapkan 1.800 Tenaga Kesehatan yang dikerahkan sebagai TKHI dan PPIH. Jumlah TKHI sebanyak 1.521 orang. "Belum ada tambahan jumlah petugas haji jika dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Eka. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More