Ekspor Ditargetkan Tumbuh 7,5%

Penulis: (Pra/E-2) Pada: Jumat, 11 Jan 2019, 02:15 WIB Ekonomi
Ekspor Ditargetkan Tumbuh 7,5%

MI/Ferdinand

KEMENTERIAN Perdagangan memproyeksikan ekspor Indonesia tumbuh 7,5%  pada 2019. Angka tersebut mendekati realisasi ekspor yang dicapai pada periode Januari-November 2018 yakni 7,47%.

“Kami targetkan 7,5%, ini memang masih ditetapkan di rapat kerja Kemendag karena masih perlu pembicaraan lebih lanjut dengan kementerian lain,” ungkap Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/1).

Menurut Mendag, angka tersebut realistis dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian global yang masih dibayangi perang dagang. Kendati tidak berdampak langsung kepada Indonesia, perang dagang terutama antara Tiong-kok dan Amerika Serikat berdampak pada negara-negara tujuan ekspor Indonesia.

Kabar baiknya, pada tahun ini harga komoditas nonmigas seperti minyak kelapa sawit, karet, kopi, kakao, teh, udang, kayu gergajian, aluminium, tembaga, nikel, dan timah diprediksi menguat hingga 3,9%. Tahun lalu, pelemahan harga minyak sawit dan karet menjadi persoalan tersendiri bagi Indonesia. Pasalnya, hal itu membuat nilai ekspor dua komoditas tersebut menjadi tertekan dan tidak mampu berkontribusi maksimal terhadap ekspor.

Guna meningkatkan kinerja ekspor, lanjut Mendag, selain menyasar pasar tradisional seperti Tiongkok, AS, dan Jepang, pihaknya juga melakukan pe-netrasi pasar ekspor ke negara-negara nontradisional.

Di 2018, kata Enggar, Kemendag berhasil mendorong peningkatan pertumbuhan nilai ekspor di negara nontradisional seperti Bangladesh sebesar 15,9%, Turki (10,4%), Myanmar (17,3%), Kanada (9,0%), Selandia Baru (16,8%).

“Kami juga aktif menambah perjanjian perdagangan internasional baru, dan secara simultan diimbangi dengan kegiatan misi dagang untuk mendongkrak peningkatan ekspor di negara-negara nontradisional,” ungkap Enggar.  

Tahun ini, Kemendag menargetkan penyelesaian dan penandatanganan 12 perjanjian perdagangan, di antara-nya ASEAN Trade in Services Agreement (ATISA) dan 1st Protocol to Amend of ASEAN Japan Comprehensive Economic Partnership Agreement. (Pra/E-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More