Koalisi Pimpinan AS Hancurkan Pusat Komando ISIS

Penulis: Tesa Oktiana Surbakti Pada: Minggu, 16 Des 2018, 19:46 WIB Internasional
Koalisi Pimpinan AS Hancurkan Pusat Komando ISIS

AFP/Delil SOULEIMAN

PASUKAN koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) menghancurkan sebuah pusat komando kelompok Negara Islam (ISIS) di sebuah masjid kota perbatasan Hajin, wilayah Suriah. Hal itu dikonfrimasi militer AS.

Pernyataan tersebut muncul ketika pasukan Kurdi mulai menyapu sisa-sisa terakhir para jihadis ISIS di Hajin, yang menjadi permumikan terbesar yang dikuasai kelompok jihadis.

Baca juga: RI-Taiwan Tingkatkan Perlindungan Pekerja

Lebih dari 16 pejuang ISIS dengan persenjataan berat, berada di simpul komando dan kendali ketika terjadi serangan. Satuan Tugas Gabungan menyatakan masjid yang menjadi tempat persembunyian mereka telah hancur. Para jihadis yang seluruhnya diketahui tewas, menggunakan masjid untuk memerintahkan serangan terhadap mitra koalisi.

"Kelompok ISIS sengaja memanfaatkan infrastruktur yang dianggap terlindungi, guna meluncurkan serangan terhadap mitra koalisi. Mereka mengabaikan infrastruktur dan kehidupan manusia yang tidak bersalah," bunyi pernyataan Satuan Tugas Gabungan.

Pejuang dengan Pasukan Demokrat Suriah berhasil menguasai Hajin setelah pertempuran sengit selama beberapa pekan. Demikian diungkapkan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) yang berbasis di Inggris.

Kota Hajin terletak di timur Suriah, sekitar 30 kilometer (km) dari wilayah perbatasan dengan Irak. Daerah tersebut kadang disebut sebagai "saku Hajin", atau ujung terakhir dari kekhalifahan yang pernah terjadi. Kelompok tersebut diproklamirkan pada 2014 di atas wilayah Suriah dan Irak. (AFP/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More