BPTJ dengan Pemprov Masih Kaji Besaran Tarif Parkir

Penulis: Atalya Puspa Pada: Minggu, 16 Des 2018, 20:20 WIB Megapolitan
BPTJ dengan Pemprov Masih Kaji Besaran Tarif Parkir

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji kenaikan tarif parkir yang rencananya akan diimplementasikan pada 2019 mendatang.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, sangat setuju terkait dengan rencana kenaikan tarif parkir Jakarta tersebut. Dirinya juga mengatakan, hingga kini BPTJ masih terus berkoordinasi dengan pemprov untuk kajian kenaikan tarif parkir.

"Setuju dong. Tapi besaran dan kapannya nanti kita bicarakan dengan Pemprov," ujar Bambang saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (16/12).

Baca juga: Anies Sebut Angka Tarif Parkir di Atas Rp50 Ribu Spekulatif

Bambang menjelaskan, dalam mengatasi kemacetan Jakarta, BPTJ memiliki tugas untuk mengalihkan masyarakat pengguna kendaraan pribadi ke kendaraan umum. Karenanya, parkir menjadi salah satu instrumen yang dapat dikaji untuk mengatasi kondisi kemacetan Jakarta yang kian memburuk.

"Kita mau perparkiran menjadi salah satu instrumen untuk rekayasa lalu lintas. Bagaimana perparkiran bisa menjadi rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan Jakarta," tutur Bambang.

Mengenai skema kenaikan tarif dan pengurangan lahan parkir Jakarta, sampai saat ini pihaknya dan pemprov masih belum dapat memastikan. Yang jelas, kebijakan tersebut harus memiliki pengaruh kepada masyarakat luas agar dapat beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

"Kita akan cari tarif yang bisa berpengaruh kepada masyarakat luas, sampai di harga tertentu supaya masyarakat bisa bergeser dan beralih ke transportasi umum," katanya.

Baca juga: Per Januari 2019 , Tarif Parkir di Jakarta Mulai Naik

Sampai saat ini, BPTJ dan pemprov masih terus mengkaji terkait kenaikan tarif parkir Jakarta yang rencananya akan diimplementasikan Januari mendatang. Dengan adanya kenaikan tarif parkir ini, kata Bambang, diharapkan sistem transportasi Indonesia semakin baik.

"Kita harus membuat kebijakan yang komperhensif yang saling terkait. Kalau tidak, transportasi masih kita masih gini-gini saja, dan agaknya belum menunjukkan kinerja yang baik," pungkas Bambang. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More