Sambut Natal, Mozaik Gereja Kelahiran Yesus Kembali Bersinar

Penulis: Tesa Oktiana Surbakti Pada: Minggu, 16 Des 2018, 20:00 WIB Internasional
Sambut Natal, Mozaik Gereja Kelahiran Yesus Kembali Bersinar

ANTARA

SETELAH tersembunyi berabad-abad lamanya, keindahan mozaik Gereja Kelahiran Yesus di Betlehem, kembali bersinar. Kemegahan sisa-sisa peninggalan era Perang Salib muncul di tengah euforia perayaan Natal.

Para ahli bekerja keras membersihkan sekaligus memperbaiki fragmen yang masih utuh dari karya agung abad ke-12. Dibutuhkan sekitar 15 bulan untuk menampilkan mozaik seluas 125 meter persegi dari total 2.000 meter persegi, yang terbuat dari emas dan kaca berkilauan. Sisa mozaik lainnya rusak akibat dampak perang, gempa bumi, hingga faktor kelembapan.

Baca juga: Keluarga Kerajaan Inggris Rilis Kartu Natal

Saat ini, puing-puing mozaik yang berhasil dipulihkan, dapat dinikmati pengunjung saat memasuki gereja yang menandai tempat kelahiran tradisional Yesus, di wilayah Tepi Barat Kota Betlehem. Pada bagian tengah gereja, terlihat 7 malaikat terbingkai emas yang mendarat di atas hamparan rumput hijau. Setiap malaikat terletak di antara jendela yang melambangkan cahaya Sang Ilahi. Salah satu mozaik gambaran malaikat ditemukan selama proyek perbaikan.

"Mozaik-mozaik ini terbuat dari lapisan emas yang ditemparkan di antara dua piringan kaca besar. Hanya wajah dan anggota badan yang digambar dengan batu-batu kecil," ujar Marcello Piacenti, pengawas proyek dari perusahaan restorasi di Italia.

Salah satu malaikat yang hancur sebagian, berhasil dipulihkan dengan menggunakan material berbeda dari aslinya, sehingga tidak menyesatkan arkeolog masa depan. Ibrahin Abed Rabbo, insinyur Otoritas Palestina, mengatakan transformasi yang dihasilkan dari proses restorasi sungguh mengejutkan.

"Sebelumnya, ketika memasuki gereja, tidak bisa melihat bahwa ada mozaik, karena tertutupi lapisan yang sangat gelap," ucap Rabbo.

Dalam kesempatan langka itu, para pengrajin yang bertanggung jawab membubuhkan tanda tangan di tepian mozaik. Saat menikmati paduan suara gereja, pengunjung bisa melihat gambar Santo Thomas yang menempelkan jarinya ke luka Kristus setelah penyaliban, sebagai ekspresi keraguan atas kebangkitan. Pada mozaik lainnya, terdapat gambar Yesus memasuki Jerusalem dengan aura penuh kemenangan dalam memperingati Minggu Palma.

"Saya belum pernah melihat mozaik yang sangat detail seperti ini di luar wilayah Jerusalem," tukas Patricia Lieby, turis asal Perancis yang baru pertama kali mengunjungi gereja tersebut.

Pastor Asbed Balian, seorang pastor senior di gereja Armenia di Basilika, mengaku terpana setelah melihat hasil restorasi. "Secara spritual, kita merasa lebih dimuliakan," katanya.

Di dinding bagian tengah gereja, para ahli restorasi memberikan sentuhan baru dari karya pada akhir abad ke-12, ketika kalangan peziarah kaya menugaskan kelompok seniman melukis orang-orang kudus, untuk kemudian dipajang di tempat suci. Sekarang siluet mereka yang berdiri menghadap tiang-tiang gereja, tampak jelas.

Gereja Kelahiran Yesus dibangun pertama kali oleh Kaisar Romawi Konstantinus, sekitar abad ke-4. Struktur asli bangunan sempat diyakini telah hancur akibat kebakaran. Namun, para ahli menegaskan tidak ada jejak pembakaran selama pekerjaan restorasi. Penyebab yang paling memungkinkan ialah gempa bumi. Bizantium kembali membangun basilika pada abad ke-6. Kemudian, Tentara Salib memperluas area bangunan.

Baca juga: Maleena and Friends Berbagi Kasih di Konser Natal

Adanya perbedaan pendapat antara ketiga agama yang bertanggung jawab, bangunan bersejarah pun mulai diperbaiki pada abad ke-19. Pada 2002, gempuran peluru dari pasukan Israel menghantam bagian depan gereja, di mana terdapat 100 warga Palestina berlindung.

Ketika Otoritas Palestina memulai renovasi pada 2013, kondisi basilika sudah dalam bahaya. Proyek restorasi diyakini berdampak pada sektor pariwisata. Manfaat ekonomi diharapkan mampu menahan laju migrasi penduduk Kristen lokal di Betlehem yang semakin berkurang.(AFP/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More