KPU Menjamin Kekuatan dan Pengamanan Kotak Suara Pemilu 2019

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Minggu, 16 Des 2018, 10:55 WIB Politik dan Hukum
KPU Menjamin Kekuatan dan Pengamanan Kotak Suara Pemilu 2019

MI/MOHAMAD IRFAN

KOTAK suara pemilu dijamin kuat ketahanannya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, kotak suara bisa menahan beban 80-90 kilogram.

"Jadi dari sisi kekuatan kuat ditimpa beban 80-90 kilogram enggak penyok. Ditumpuk berapa pun juga enggak akan penyok, karena biasanya kotaknya itu di tumpuk 4 atau 5 kotak di atasnya enggak masalah," ungkap Pramono di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Sabtu (15/12).

Ia memberikan gambaran jika kotak surat suara yang berbahan karton kedap air tersebut ditumpuk oleh kotak suara yang berat satuanya 10,5 kg yang sudah diisi oleh surat suara, dijamin masih kuat ketahanannya.

"Nah 10,5 kg itu kalau dikali kan 5 kotak (ditumpuk keatas) baru 60-an kg, itu sangat mungkin kuat," tuturnya.

Pramono kemudian menjelaskan kronologi pengamanan kotak suara pemilu. Saat ini kotak suara sudah dikirim semua oleh pabrik langsung ke gudang KPU kabupaten/kota yang disewa sampai selesai pemilu. Kemudian pada bulan Februari atau Maret, surat suara sudah disiapkan dan dilakukan penyotiran ke TPS (tempat pemungutan suara). Surat suara dihitung per-TPS lalu dilipat.

Ia kemudian menerangkan bahwa baik daru surat suara dan kotak suara dibungkus plastik untuk dijaga keamanannya.

"Jadi surat suara yg masuk di kotak suara itu enggak langsung dimasukan ke dalam, tapi ditaruh di amplop kertas lalu dibungkus plastik lalu dimasukan ke kotak suara. Kemudian kotak suara yang mau diangkat dan distribusi, itu dibungkus plastik lagi kotaknya. Jadi dua kali bungkus plastik," kata Pramono.

 

Baca juga: Tidak Masuk DPT Tetap Bisa Memilih 

 

"Jadi pertanyaan kalau kena air gimana, itu enggak masuk akal. Memang begini prosedurnya. Misalnya ada yang dibawa sebrangi laut, ini dimasukin plastik dulu lalu dikirim ke kecamatan, kelurahan sampai ke TPS," sambungnya.

Peristiwa terendamnya 2.065 surat suara pemilu 2019 yang tersimpan di gudang KPU Badung, Bali, menurut Pramono hal tersebut bisa diatasi. Kendati demikian peristiwa musibah bisa menyebakan penundaan pemilu pada daerah terdampak musibah tersebut.

"Banjir itu musibah, musibah dalam Pemilu itu force major, bisa berimplikasi pada penundaan pemilu. Ini sesuatu yang kadang-kadang diluar perkiraan. Namanya juga musibah. Tapi tentu ada antisipasi dari kita dari dengan memeriksa terlebih dulu kalau nyewa gudang apa dia dekat dengan sungai apa tidak, bagaimana selokan di sekitarnya." tukasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More