Pertemuan Kedua Jokowi-Nyak Sandang tanpa Katarak

Penulis: (Nur Aivanni Fatimah/J-1) Pada: Minggu, 16 Des 2018, 11:00 WIB Humaniora
Pertemuan Kedua Jokowi-Nyak Sandang tanpa Katarak

BIRO PERS ISTANA/SETPRES

WAJAH Presiden Joko Widodo begitu semringah ketika mengetahui Nyak Sandang ikut hadir menyambutnya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Provinsi Aceh, Jumat (14/12) malam. Jokowi pun langsung terlibat dalam obrolan yang hangat dengan salah satu tokoh Aceh yang pernah ikut menyumbang harta di masa perjuangan revolusi itu.

"Hari ini saya mau lihat Bapak Jokowi langsung," kata Nyak Sandang sambil menepuk-nepuk punggung Jokowi.

Itu merupakan pertemuan kedua mereka setelah 21 Maret lalu berjumpa di Istana Merdeka, Jakarta. Di pertemuan pertama, Nyak Sandang belum dapat melihat paras Presiden dengan jelas lantaran katarak yang dideritanya. Mengaji yang menjadi rutinitasnya pun terganggu karena kesulitan membaca huruf dalam Alquran.

Setelah melihat kondisi seperti itu, saat itu juga Jokowi langsung meminta Tim Dokter Kepresidenan memeriksa mata Nyak Sandang. Pada 28 Maret 2018, Nyak Sandang menjalani operasi katarak.

"Senang bertemu lagi dengan Nyak Sandang di Aceh, kemarin. Alhamdulillah, ia sudah bisa melihat wajah saya. Saya ingat delapan bulan lalu Nyak Sandang datang ke Jakarta untuk menjalani operasi katarak di RSPAD Gatot Subroto. Alhamdulillah, penglihatan Nyak Sandang kian pulih. Katanya, ia sudah bisa mengaji lagi," tulis Jokowi di akun Twitter dan Facebook miliknya saat memajang foto pertemuannya dengan Nyak Sandang.

Hangatnya perbicangan di antara mereka membuat Nyak Sandang tak ragu menyampaikan ceritanya bahwa di kampungnya belum ada masjid.

Kebetulan ada sebidang tanah yang rencananya akan dibangun masjid. Hanya pembangunan itu terbengkalai.

"Masjid apa enggak ada di kampung?" tanya Presiden.
Putra Nyak Sandang, Khaidar, yang mendampinginya, menjawab, "Enggak ada, adanya menasah (musala)."

Saat mendengar hal tersebut, Jokowi langsung memanggil asisten ajudannya. "Nanti suruh orang cek pembangunan masjid seperti apa," kata dia kepada asisten ajudannya.

Perhatian lebih Jokowi terhadap kakek yang kini berusia 91 tahun itu tidaklah berlebihan. Hampir 70 tahun silam, tepatnya di tahun 1950, Nyak Sandang ialah salah satu tokoh yang rela menyumbangkan hartanya untuk ikut membiayai pembangunan Indonesia yang baru seumur jagung, termasuk membeli pesawat pertama Indonesia, RI-001 Seulawah.

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More