Desa Adat Legian kian Bersolek

Penulis: Yose Hendra Pada: Jumat, 14 Des 2018, 23:15 WIB Nusantara
Desa Adat Legian kian Bersolek

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

DESA Adat Legian di Kabupaten Badung, Bali, tengah berupaya melestarikan seni dan budaya dalam mendukung kunjungan pariwisata di Bali.

“Desa kami memang menjadi salah satu tujuan pariwisata di Pulau Dewata. Karena itu, kami terus melestarikan seni dan budaya yang ada di desa setempat,” ujar Kelian (Ketua) Desa Adat Legian, Anak Agung Made Mantra, di sela pelantikan dan pengukuh-an pengurus Desa Adat Legian periode 2018-2023 di Kuta, Bali.

Anak Agung Mantra mengatakan pelestarian budaya, salah satunya pengukuhan pengurus desa  adat ini, sebagai bukti bahwa Desa Adat Legian telah melaksanakan tatanan budaya sesuai dengan awig-awig atau aturan adat bagi masyarakat setempat.

“Kunjungan pariwisata di Bali, khususnya di Legian, Kecamat-an Kuta, tidak terlepas dari tatanan budaya, yakni menjaga budaya yang telah turun-temurun dilestarikan sehingga melalui budaya tersebut salah satunya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Legian,” ujarnya.

Anak Agung Mantra lebih lanjut berjanji, setelah dilantik dan dikukuhkan sebagai prajuru adat ini ia akan terus melakukan terobosan dalam memajukan pembangunan desa, termasuk juga mendukung pembangunan Pemkab Badung.

“Kami akan melanjutkan prog-ram pembangunan yang selama ini belum diselesaikan dari peng-urus sebelumnya. Kami meng-ucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya yang telah banyak berbuat untuk kemajuan desa, antara lain pembangunan infrastruktur maupun membangun pendidikan mulai tingkat PAUD dan TK yang berbasis agama Hindu,” ucapnya.

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta seusai menghadiri pelantikan pengurus Desa Adat Legian mengatakan pihaknya mendukung desa adat. Ia pun berkomitmen untuk melestarikan seni dan budaya di desa adat setempat.

“Kami bangga terhadap Desa Adat Legian yang memiliki seni budaya yang sangat tinggi. Banyak seniman ada di desa ini. Karena itu, kami akan terus mendukung pelestarian potensi yang ada di Desa Legian,” ujarnya.

Bupati Giri Prasta pun berkomitmen mendukung pelestarian budaya yang ada di wilayah Badung karena semua budaya harus ditingkatkan untuk menjadi lebih sempurna di tengah derasnya kunjungan wisatawan ke Bali.

“Seni budaya dan agama Hindu menjadi tatanan dalam kehidupan masyarakat Bali. Karena itulah kami mendukung sepenuhnya untuk lebih sempurna,” pungkasnya.

Sadar wisata
Pertumbuhan pariwisata suatu daerah tidak nisa dipisahkan dengan kesadaran warganya terhadap arti penting pariwisata itu sendiri. Karena itu, Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni meminta kegiatan sadar wisata mesti menjadi salah satu skala prioritas dinas pariwisata, pemuda, dan olahraga kabupaten tersebut untuk ditumbuhkembangkan di masyarakat.

“Pembangunan pariwisata butuh partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang membuat wisatawan betah di setiap destinasi wisata,” ujarnya.

Di samping itu, perangkat dae-rah hendaknya terus berupaya memberdayakan masyarakat di sekitar objek wisata, meningkatkan sarana dan prasarana serta kegiatan pelestarian lingkungan objek wisata. Pessel kini menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Sumatra Barat. (Ant/N-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More