Rara Sekar Duet Komersial Dua Bersaudara

Penulis: Ardi Teristi hardi Pada: Sabtu, 15 Des 2018, 00:00 WIB Hiburan
Rara Sekar Duet Komersial Dua Bersaudara

DOK-INSTAGRAM

DUA bersaudara, Rara Sekar, 28, dan Isyana Sarasvati, 25, berkolaborasi membuat lagu dari film (orisinal soundtrack) Milly & Mamet. Dalam film tersebut, mereka menyanyikan lagu berjudul Luruh.

Rara mengungkapkan, kolaborasinya dengan Isyana dalam film tersebut merupakan proyek komersial pertama mereka. "Ini pertama kali kami berkolaborasi secara komersial. Walau sebagai kakak-adik sangat dekat sejak kecil," kata Rara seusai pemutaran perdana film Milly & Mamet untuk media di Jakarta, Selasa (11/12).

Perempuan kelahiran 7 Juni 1990 itu mengungkapkan, membuat lagu untuk film juga merupakan yang pertama kali baginya. Hal tersebut berbeda dengan Isyana yang pernah membuat lagu untuk film Critical Eleven.

Menurutnya, membuat orisinal soundtrack memiliki tantangan tersendiri, antara lain ia harus menyelami karakter tokohnya serta menginterpretasi cerita yang ada di film tersebut yang menurutnya sangat menarik sekaligus sulit.

Lagu-lagu film Milly & Mamet rencananya mulai dipasarkan di platform digital mulai hari ini (15/12). Rara dan sang adik pun berencana membuat video klip untuk lagu tersebut.

Sama dengan Isyana, Rara juga seorang musisi. Keduanya mendapat didikan dari ayah, Sapta Dwikardana, yang berprofesi sebagai dosen hubungan internasional dan ibu, Luana Marpanda, seorang guru musik.
Namun, dalam bermusik, kedua bersaudara itu mengambil jalur berbeda.

Jika Isyana bergabung dengan mayor label (Sony Musik), Rara memilih jalur indie.

Dibujuk sutradara
Untuk berkolaborasi dengan Isyana di film Milly & Mamet, terang Rara, ia harus dibujuk berulang kali oleh Ernest Prakasa selaku sutradara film tersebut. Rara pun kemudian bersedia dan label rekaman yang menaungi Isyana Sarasvati juga mengizinkan.

Rara pernah dikenal sebagai personel duo Banda Neira. Kolaborasinya dengan Ananda Badudu menghasilkan dua album, yakni Berjalan Lebih Jauh (2013) dan Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti (2016).

Banda Neira vakum pada 1 Februari 2016 karena Rara melanjutkan sekolah ke Selandia Baru. Sekitar 10 bulan kemudian atau 23 Desember 2016, mereka mengumumkan diri bubar.

Pada Maret 2017 Rara bergabung dalam Daramuda Project bersama Danilla Riyadi dan Sandrayati Fay. Dalam video yang diunggah di Youtube, musik Daramuda project kental beraliran folk dengan alat musik gitar akustik.

Rara juga dikenal sebagai aktivis sosial, terutama di bidang pendidikan. Ia merupakan salah satu pendiri dan pembuat kurikulum di Sekolah Kita Rumpin. Rara juga menyukai fotografi dan berkebun. (H-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More