DPR AS Nyatakan Krisis Rohingya Genosida

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Jumat, 14 Des 2018, 07:42 WIB Internasional
DPR AS Nyatakan Krisis Rohingya Genosida

AFP

DPR Amerika Serikat (AS), Kamis (13/12), secara nyaris bulat menyatakan pengusiran ratusan ribu warga muslim Rohingya oleh militer Myanmar sebagai genosida.

Majelis rendah AS itu juga menuding militer AS melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan menyerukan segera dibebaskannya dua wartawan Reuters yang ditahan karena memberitakan krisis itu.

Resolusi itu didukung oleh 394 anggota DPR AS dengan hanya satu anggota dari Partai Republik yang menentang.

Sebelumnya, PBB telah mengklasifikasikan pengusiran massal ratusan ribu warga Rohingya dari kediaman mereka sebagai genosida.

Anggota DPR AS kemudian menyerukan kepada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk menentukan, berdasarkan bukti-bukti yang ada, apakah aksi dari militer Myanmar di Negara Bagian Rakhine pada 2017 merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, genosida, atau kejahatan lain berdasarkan hukum internasional.

Baca juga: 20 Etnis Rohingya Mendarat Di Kuala Idi, Aceh Timur

DPR AS menambahkan semua yang bertanggung jawab atas kejahatan itu harus dilacak, diberi sanksi, ditangkap, dan dihukum berdasarkan hukum internasional.

Pada 2017, pendahulu Pompeo, Rex Tillerson, menyebut aksi militer Myanmar terhadap warga Rohingya sebagai pembersihan etnik dan pada Agustus menjatuhkan sanksi kepada empat perwira militer dan dua unit militer yang terlibat.

Lebih dari 700 ribu warga Rohingya telah melarikan diri dari Negara Bagian Rakhine sejak militer Myanmar melancarkan operasi militer pada Agustus 2017.

Pemerintah Myanmar membantah melakukan pembersihan etnik dan menegaskan mereka hanya melancarkan serangan balasan terhadap aksi kelompok pemberontak Rohingya. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More