Peternak Minta Impor Jagung Ditambah

Penulis: (Tes/E-2) Pada: Kamis, 13 Des 2018, 23:30 WIB Ekonomi
Peternak Minta Impor Jagung Ditambah

ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

LANGKAH pemerintah mengimpor jagung untuk kebutuhan pakan membawa angin segar bagi peternak ayam petelur di Blitar, Jawa Timur. Mereka bahkan meminta pemerintah kembali mengimpor komoditas tersebut untuk menekan harga pakan yang mencapai Rp5.000 per kilogram (kg). “Kalau pemerintah tidak impor, ongkos produksi semakin naik.

Padahal, harga standar pakan Rp4.000 per kg,” ujar Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Wilayah Jawa Timur, Hidayatur Rahman, seusai mengikuti dialog terbuka dengan pemerintah, di Blitar, kemarin. Kata dia, kebutuhan pakan jagung untuk ternak di wilayah tersebut mencapai 1.000 ton-1.500 ton per hari.

Kenaikan harga pakan, sambung dia, mendongkrak beban biaya produksi yang memberatkan para peternak. Padahal, produksi telur asal Blitar menyokong 70% dari total kebutuhan Jawa Timur, dengan besaran 850 ton-950 ton setiap harinya. Terhadap pasokan nasional, kontribusi produksi telur dari Blitar mencapai 20%.

Dia mengaku sudah mendapatkan informasi perihal tibanya kapal kargo pengangkut jagung impor di Pelabuhan Teluk Lamongan. Volume jagung impor yang disalurkan ke wilayah Jatim diketahui mencapai 60 ribu ton. Pihaknya berharap masuknya jagung impor dapat meredam kenaikan harga pakan. “Kita lihat minggu depan apakah (jagung impor) memberi dampak (penurunan) harga sampai di bawah Rp5.000 per kg.

Kalau belum juga, jelas kita butuh tambahan (impor),” tukas Hidayatur. Pemerintah telah menerbitkan izin impor jagung untuk kebutuhan pakan sebesar 100 ribu ton. Pembukaan keran impor dilatarbelakangi kenaikan harga pakan imbas suplai pasokan jagung defi sit. Padahal, sebelumnya Kementerian Pertanian mengklaim jagung surplus.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan jagung impor sudah mulai masuk ke Tanah Air melalui dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Teluk Lamongan. Dia mengatakan mayoritas penyaluran jagung impor menyasar Jawa Timur. Pasalnya, 70% peternak ayam khususnya petelor, berada di wilayah tersebut. “Pemerintah berupaya mengendalikan harga jagung untuk pakan agar peternak tidak semakin menjerit.” (Tes/E-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More