Menkop dan UKM akan Luncurkan 100 Koperasi Besar Indoensia

Penulis: Muhamad Fauzi Pada: Selasa, 10 Nov 2015, 00:00 WIB Ekonomi
Menkop dan UKM akan Luncurkan 100 Koperasi Besar Indoensia

ANTARA/ANDIKA WAHYU

MENTERI Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga berkenan meluncurkan Buku 100 Koperasi Besar Indonesia (100 KBI). Kesediaan itu disampaikan saat menerima  penulis buku ini, Irsyad Muchtar bersama Forum Wartawan Koperasi (Forwakop).

Buku seri kedua yang memuat deretan koperasi besar dengan  omset triliunan itu disambut antuisias.  ''Saya ngin buku seperti ini dijaga kesinambungannya, agar masyarakat mengetahui perkembangan koperasi kita yang sebenarnya,'' ujar Menkop Puspayoga, di kantornya, pekan lalu. 

Peluncuran buku 100 KBI akan berlangsung pada 12 Nopember 2015 di Auditorotium Kementerian Koperasi dan UKM, JL HR Rasuna Said Jakarta Selatan.  Menurut Irsyad Muchtar, sejumlah pengurus dan pengelola koperasi besar dari berbagai pelosok tanah air, sudah confirm untuk menghadiri acara tersebut.

Buku 100 KBI adalah lanjutan dari seri sebelumnya yang pernah terbit pada 2012.  Sejumlah koperasi yang layak masuk dalam buku ini adalah berdasarkan pengamatan, kunjungan dan data sekunder lainnya melalui media massa.

Pada seri pertama, buku ini dibawa oleh Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat tahun 2012.  Ternyata 100 KBI mendapat respon positif dari pelaku koperasi di negeri Paman Sam itu, karena nmenyajikan data dan fakta peta perkoperasian Indonesia. Buku yang dijual dengan bandrol Rp 225.000 di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung itu habis terjual, bahkan sebuah situs penjual buku di Australia, Martyn Book menjual 100 KBI di situsnya dengan bandrol US$ 60 atau sekitar Rp 800 ribu per buku.

Dalam buku ini menyebutkan bisnis koperasi ternyata masih sangat menjanjikan. Bisa dilhat dari total kinerja 100 KBI tersebut yang mampu menghimpun aset Rp 37 triliun, volume usaha/omzet  Rp38 triliun dan anggota dilayani sebanyak 2.572.796 orang. Sedangkan jika diakumulasikan dengan 300 KBI maka terhimpun aset  Rp 47,2  triliun, omset Rp 49,5 triliun dan anggota dilayani sebanyak 4.260.444 orang.


Buku ini tidak berpretensi untuk menyebutkan inilah koperasi terbaik di Indonesia. Dalam peninjauan lapangan kami, masih banyak koperasi lainnya yang mempunyai kinerja jauh lebih baik dan lebih besar dari rangking 100 KBI yang kami sajikan. Namun koperasi tersebut menolak untuk masuk dalam jajaran publikasi ini. Beragam alasan terlontar antara lain, tidak suka publikasi, tak ingin berurusan dengan pajak, dan tidak yakin bahwa ranking 100 KBI ini mampu mengangkat pamor perkoperasian Indonesia yang hingga saat ini masih berada di level ekonomi pinggiran.  (J-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More