Rencana BPN Untungkan Jokowi

Penulis: Dede Susianti Pada: Kamis, 13 Des 2018, 08:30 WIB Politik dan Hukum
Rencana BPN Untungkan Jokowi

MI/DEDE SUSIANTI
TARGET MENANG DI BOGOR: Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berorasi saat Deklarasi Baraya Jokowi Amin Kabupaten Bogor (Barjab), di Cibinong, Bogor, kemarin. Dalam orasinya, Jokowi ingin memastikan bahwa di Kabupaten Bogor, nantinya, pada 17 April 201

KUBU Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengaku tak mengkhawatirkan manuver yang dilakukan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tim pemenangan pasangan nomor urut 02 tersebut berencana memindahkan posko pemenangan ke Solo, Jawa Tengah.

"Menurut saya biasa-biasa saja karena ketua tim pemenangan Pak Prabowo asli Solo. Kalau beliau kemudian berkantor di Solo sebenarnya semata-mata seperti pulang kampung. Baik-baik saja," ujar politikus senior PDI Perjuangan Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Rencananya posko utama tim BPN Prabowo-Sandi akan menempati rumah Ketua Tim BPN Djoko Santoso di Solo.

Menurut dia, perolehan elektabilitas Jokowi-Amin sejauh ini masih terjaga. Dia pun tak yakin dengan pemindahan posko pemenangan tersebut akan menggerus suara Jokowi-Amin. "Belum ada element of surprise yang mengubah suara pemilih dalam kampanye pilpres kali ini," ucap Menteri Sekretaris Kabinet itu.

Menurut dia, keterpilihan seseorang bergantung pada jumlah suara pemilih kepada calon tersebut. Karena itu, dia menilai pemindahan posko pemenangan tak cukup bila tak mampu menggandeng pemilih secara keseluruhan.

Dia menyebut Jokowi juga mendapat keuntungan dengan pemindahan posko itu. Dengan begitu, Jokowi bisa lebih sering berkampanye di kampung halamannya.

"Sekali lagi, kami ingin apresiasi jika ini betul-betul pindah di Solo, yang diuntungkan Pak Jokowi karena bisa pulang kampung, bisa dengerin suara burung, bisa makan soto enak, dan sebagainya," kata dia.

Militansi

Presiden yang juga menjadi Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) hadir di acara Deklarasi Brajab (Baraya Jokowi Amin Kabupaten Bogor), di Pakan Sari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (12/12) petang.

Jokowi hadir didampingi politikus PDI Perjuangan Pramono Anung dan Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kenapa saya datang lagi ke Kabupaten Bogor. Saya ingin memastikan bahwa di Kabupaten Bogor, nantinya di 17 April 2019, angka yang kita peroleh bisa di atas 50%," kata Jokowi membuka orasi politiknya.

Saat itu, massa Brajab yang hadir ribuan orang. Massa dari berbagai penjuru Kabupaten Bogor itu pun tidak beranjak, meski lokasi acara diguyur hujan lebat.

Mereka pun bertahan menunggu sang calon presiden muncul di panggung untuk menyapa massa.

Jokowi pun menyatakan penghargaannya atas sikap militansi para pendukungnya. "Angka yang kita peroleh, Insya Allah di atas 50%. Kalau melihat militansi seperti ini, hujan saja enggak pulang. Kena hujan saja, masih pada hujan-hujanan. Saya meyakini angka di atas 50% itu akan mudah kita raih, apabila kita berjuang keras," kata Jokowi yang disambut teriakan "setuju, setuju" oleh relawan Brajab. (Pol/P-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More