Tabanan Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Penulis: Ghani Nurcahyadi Pada: Rabu, 12 Des 2018, 07:55 WIB Politik dan Hukum
Tabanan Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Dok Kemenkum HAM

BUPATI Tabanan Bali Ni Putu Eka Wiryastuti menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM 2018. Penghargaan diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly pada acara Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia ke-70 di Gedung Kemenkumham, Selasa (11/12) malam.

Pada peringatan tahun ini, Kemenkumham mengangkat tema "Sinergi Kerja Peduli Hak Asasi Manusia". Tema utama tersebut pun sesuai dengan deklarasi universal HAM. Dimana unsur dasar dari kehidupan adalah hak individu atau hak asasi manusia.

“Saya di sini mewakili masyarakat Tabanan berterima kasih kepada Kemenkumham karena telah memberikan predikat ini. Saya pun bersyukur atas dianugerahinya Tabanan sebagai Kabupaten Peduli HAM untuk yang kedua kalinya. Ini merupakan hasil kerja cerdas semua pihak, baik dari eksekutif dengan jajaran OPD (organisasi perangkat daerah) serta pihak legislatif, Hal tersebut merupakan upaya seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta sinergitas semua elemen yang ada di Kabupaten Tabanan”, kata Eka.

Baca juga: Ini Delapan Rekomendasi Komnas HAM untuk Pemerintah

Eka menjelaskan penghargaan Kabupaten Peduli HAM merupakan predikat istimewa karena memiliki kriteria yang tinggi. Kriteria untuk mencapai kabupaten peduli HAM didasarkan pada terpenuhinya hak atas kesehatan, hak pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak dan lingkungan yang berkelanjutan.

Selain indikatornya tnggi, prosesnya pun dijaga ketat kualitasnya. Penilaian kriteria diukur berdasarkan indikator struktur, proses dan hasil.

Proses penilaian tersebut dilakukan meliputi 7 perangkat daerah yang membidangi kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahaan, serta lingkungan yang berkelanjutan. Data yang telah terverifikasi tersebut disampaikan pemerintah kabupaten melalui pemerintah provinsi dan Kantor Wilayah Kemenkumham.

“Saya semakin terpacu memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kepedulian serta penegakan HAM. Bagaimana agar masyarakat Tabanan bisa mendapatkan hak keamanan, hak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ekonomi, sosial, pelayanan publik, serta pelayanan di bidang hukum. Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk meningkatkan kinerja seluruh OPD,” ujar Eka.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly berharap bahwa seluruh kepala daerah di Indonesia mendapatkan predikat Peduli HAM.

“Pada penghargaan ini kami membaginya menjadi 4 tingkatan yaitu Peduli HAM, Cukup Peduli HAM, Mulai Peduli HAM dan Kurang Peduli HAM. Saya bersyukur tidak ada kepala daerah yang berada di katagori Kurang Peduli HAM. Kedepannya saya berharap semua kepala daerah mendapat predikat Peduli HAM, dengan demikian pelayanan atas hak hak dasar masyarakat akan terpenuhi 100%” jelas Yasonna Laoly. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More