KPU: OSO Masuk DCT Jika Lepas Jabatan di Parpol

Penulis: Nurjiyanto Pada: Selasa, 11 Des 2018, 18:45 WIB Politik dan Hukum
KPU: OSO Masuk DCT Jika Lepas Jabatan di Parpol

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Thantowi menutururkan pihaknya akan tetap memberikan kesempatan kepada Oesman Sapta Odang (OSO) untuk masuk dalam daftar calon legsilatif tetap (DCT). Kesempatan tersebut dapat diambil bilamana OSO mengundurkan diri dari fungsionaris parpol.

Pramono menuturkan pihaknya akan tetap menjalankan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dengan tetap menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Penuangan putusan MK tersebut akan dilampirkan dalam syarat yang nantinya akan diberikan kepada OSO.

"Oleh KPU, Putusan PTUN dijalankan dengan memberi kesempatan kepada OSO untuk masuk dalam DCT. Sementara Putusan MK dijalankan oleh KPU dengan meminta OSO mengundurkan diri dari kepengurusan parpol untuk masuk menjadi calon DPD dalan pemilu 2019," ujarnya saat dikonformasi, Selasa (11/12).

Baca juga: KPU Akan Patuhi Konstitusi Terkait Pencalegan OSO

Ditanya apabila nantinya OSO tidak memenuhi persyaratan tersebut, pihaknya menuturkan sesuai dengan putusan MK maka OSO tidak bisa masuk kedalam DCT. Artinya syarat tersebut harus dilengkapi oleh OSO jika ingin tetap masuk ke DCT.

Dasar tersebut dilakukan atas adanya putusan MK Nomor 30/PUU-XVI/2018.

Dalam putusanya MK memutuskan Frasa “pekerjaan lain” dalam Pasal 182 huruf l UndangUndang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6109) bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai mencakup pula pengurus (fungsionaris) partai politik.

"Berarti Putusan MK tidak dijalankan. Ya gak bisa masuk," ujarnya.

Pramono menambahkan, jika sampai pada batas waktu yang ditentukan OSO tidak memenuhi syarat tersebut maka KPU akan mencetak surat suara tanpa mencantumkan nama OSO sebagai calon anggota DPD Pemilu 2019. Batas waktu tersebut ialah sebelun validasi surat suara selesai dilakukan. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More