BPBD Cianjur masih Mendata Kerusakan Akibat Puting Beliung

Penulis: Benny Bastiandy Pada: Selasa, 11 Des 2018, 15:55 WIB Nusantara
BPBD Cianjur masih Mendata Kerusakan Akibat Puting Beliung

MI/DEPI GUNAWAN

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih mendata kerusakan yang ditimbulkan akibat angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah, Senin (10/12) petang. Pendataan dilakukan dengan mengerahkan tim berdasarkan laporan yang masuk.

"Anggota masih terus menyisir dampak kerusakan yang ditimbulkan dari angin puting beliung kemarin (Senin)," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, Selasa (11/12).

Ia mengatakan hingga kini laporan masih diterima BPBD. Sayangnya pelaporan tidak dilakukan secara kolektif sehingga pendataan harus kembali dicek dan ricek.

"Kalau laporan cukup banyak tapi tidak kolektif. Ada masyarakat yang melapor langsung ke kantor BPBD," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, angin puting beliung pada Senin (10/12) sekitar pukul 17.00 WIB terjadi di beberapa titik di Kecamatan Karangtengah dan Kecamatan Cilaku.

Di Kecamatan Karangtengah puting beliung menerjang Kampung Cikaja di Desa Sukamanah. Sedikitnya 60 unit rumah warga dilaporkan rusak serta Aula Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) rusak berat. 

Di Kampung Waas sebanyak 4 rumah rusak karena atap bangunan diterjang angin kencang, di Kampung Cicurug RT 01/05 sebanyak 2 rumah rusak ringan, dan di Kampung Sinagar sebanyak 1 rumah rusak ringan. 

Di dua kawasan perumahan petugas masih melakukan pendataan, sedangkan di Kampung Rawabango Desa Hegarmanah, tiang dan kabel listrik serta kabel telepon terputus akibat tertimpa pepohonan tumbang. 

 

Baca juga: 2 Bocah di Makassar Tewas Tertimpa Tembok

 

Kondisi serupa terjadi di areal Terminal Rawabango. Sejumlah pohon dilaporkan tumbang.

Sementara di Kampung Tanah Lapang RT 02/04, Desa Maleber sebanyak 3 rumah rusak ringan dan sawah sekitar 200 meter persegi mengalami gagal tanam.

Di tempat terpisah di Desa Munjul Kecamatan Cilaku, angin puting beliung juga mengakibatkan 1 bangunan pabrik tahu ambruk.

"Datanya masih berubah-ubah sebab sampai sekarang kami masih mendata rinci di lapangan," tegasnya.

Sementara itu sejumlah bangunan di SDN Sukamanah 3, Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, rusak pascaterjangan angin puting beliung, Senin (10/12) petang. Pihak sekolah hari ini (kemarin) meliburkan siswanya untuk menjaga hal yang tak diinginkan.

"Iya kami liburkan sementara kegiatan belajar mengajar. Masih banyak berserakan pecahan beling dari kaca jendela. Tapi kemungkinan liburnya hari ini (kemarin) saja. Kalau nanti sudah dikontrol, mau langsung kami bereskan dari mulai atap hingga bagian yang rusak lainnya," kata Kepala SDN Sukamanah 3, Hamzah, Selasa (11/12).

Hamzah menyebutkan terdapat 6 ruang kelas, 1 ruang guru, dan 1 ruang perpustakaan yang rusak diterjang puting beliung. Ia berharap proses perbaikan bisa secepatnya dilaksanakan mengingat kegiatan belajar mengajar harus berjalan sesuai agenda.

"Mudah-mudahan bisa kembali normal," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More