UNS Kukuhkan Dua Guru Besar Kedokteran 

Penulis: Ferdinand Pada: Selasa, 11 Des 2018, 12:05 WIB Humaniora
UNS Kukuhkan Dua Guru Besar Kedokteran 

Dok.UNS

UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, mengukuhkan dua guru besar baru untuk fakultas kedokteran.  Mereka ialah Prof. Dr. Endang Sutisna Sulaeman, dr. M.Kes dan Prof. Dr. Sri Sulistyowati, dr, Sp.OG (K). 

Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Rektor UNS, Ravik Karsidi dalam sidang senat terbuka yang dilangsungkan di auditorium kampus tersebut, Selasa (11/12). 

Endang Sutisna yang banyak menaruh perhatian pada bidang kesehatan masyarakat dalam pidato pengukuhannya mengkritisi persoalan ketidakadilan kesehatan. Menurutnya, ditinjau dari sisi kuantitas dan kualitas layanan kesehatan yang ada saat ini sudah lebih baik. Hanya saja layanan tersebut belum berkeadilan. 

Endang mengatakan, keadilan yang ia maksudkan menyangkut tiga hal, yaitu, kemudahan akses, pemerataan layanan dan perolehan fasilitas kesehatan. 

"Akar ketidakadilan kesehatan adalah ketimpangan struktural dan determinan sosial kesehatan. Ini yang harus dibenahi," katanya. 

 

Baca juga: Peringkat Institut Pertanian Yogyakarta Naik Tajam

 

Sementara, Sri Sulistyowati yang menjadi guru besar di bidang Ilmu Obsteri dan Ginekologi menyampaikan pidato pengukuhan Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Yang Disebabkan Preeklampsia dengan Model Disfungsi Endothel. 

Sri Sulistyowati menjelaskan, preeklampsia secara klinis ditandai adanya hipertensi (tekanan darah Sistole 140 mm Hg atau tekanan darah Diastole 90 mmHg) dan proteinuria (300 mg/24 jam) setelah usia kehamilan 20 minggu. 

Preeklampsia masih merupakan penyumbang utama kesakitan dan kematian pada ibu maupun janin. Sri menyebutkan, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta dari 30 kasus kematian ibu hamil pada 2012, 19 di antaranya disebabkan  preeklampsia. Pada 2013 dari 21 kasus kematian ibu hamil, 12 di antaranya disebabkan preeklampsia. 

Sejak beberapa tahun terakhir, Sri konsens pada upaya mencari penyebab pasti komplikasi kehamilan tersebut dengan model disfungsi endhotel pada tikus. Ia mengatakan, pada hewan coba model disfungsi endhotel terdapat kondisi yang sesuai dengan kondisi ibu hamil preeklampsia, yaitu pada trofoblas. 

Model ini telah direkomendasikan menjadi masukan bagi peneliti untuk menemukan hal yang berkaitan dengan preeklampsia. Baik untuk mengetahui penyebab maupun terapi sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu hamil. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More