Pernyataan Natalius Pigai Soal Trans-Papua Hoaks

Penulis: Micom Pada: Selasa, 11 Des 2018, 07:45 WIB Politik dan Hukum
Pernyataan Natalius Pigai Soal Trans-Papua Hoaks

MI/ROMMY PUJIANTO
Natalius Pigai

MANTAN komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, dalam sebuah debat di sebuah stasiun televisi pada Selasa (4/12), mengatakan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah membangun sembilan ruas jalan Trans-Papua sementara Presiden Joko Widodo hanya jalan Trans-Papua dan tidak ada yang lain.

Pernyataan itu langsung dibantah oleh Ketua Fraksi Hanura Inas N Zubir. Inas menyebut pernyataan Natalius itu sebagai hoaks.

Menurut Inas, berdasarkan data pembangunan dan pemeliharaan jalan dari ditjen Bina Marga, Kementrian PUPR, total pembangunan Trans-Papua era Habibie, Gus Dur, dan Megawati adalah sepanjang 2.078 km tanpa perkerasan dan pembangunan Trans-Papua era SBY dimulai pada 2007 hingga 2014 adalah sepanjang 1.211 km.

Baca juga: Lagi, Tiga Orang Pekerja Korban Penembakan Papua Ditemukan

"Sedangkan pembangunan Trans-Ppapua di era Jokowi, 2015 sampai dengan 2018, adalah sepanjang 870 km dari proyeksi hingga 2019 sepanjang 1.041 km," ungkap Inas dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Selasa (11/12).

Selain itu, imbuhnya, total jalan nasional di Papua yang dibangun di era SBY adalah sepanjang 4.040 km dan pemeliharaan/pengaspalan ulang sepanjang 18.263 km, sedangkan total jalan nasional di Papua yang dibangun di era Jokowi adalah sepanjang 1.982 km dan pemeliharaan/pengaspalan sepanjang 14.367 km.

"Berdasarkan data ditjen Bina Marga pula diperoleh fakta bahwa ruas/segmen 1 hingga 9 kondisinya rusak parah. Bahkan ada yang sudah tidak bisa dilalui sehingga diperlukan pemeliharaan dengan perkerasan dimana pekerjaan tersebut sedang dan sudah dilaksanakan terhadap 6 ruas jalan dengan perkerasan sirtu dan baru 3 ruas jalan diaspal kembali," tegasnya. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More