BPS Sebut Perkembangan Desa Mengalami Peningkatan

Penulis: Nur Aivanni Pada: Senin, 10 Des 2018, 16:56 WIB Ekonomi
BPS Sebut Perkembangan Desa Mengalami Peningkatan

MI/MOHAMAD IRFAN

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Desa (IPD) tahun 2018 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2014. Hal itu dapat terlihat berdasarkan lima dimensi penyusun IPD.

Lima dimensi tersebut yaitu dimensi pelayanan dasar, dimensi kondisi infrastruktur, dimensi transportasi, dimensi pelayanan umum dan dimensi penyelenggaraan pemerintah desa.

"Pada tahun 2018, semua dimensi penyusun IPD mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2014," kata Kepala BPS Suhariyanto, di Gedung BPS, Jakarta, Senin (10/12).

Baca juga: BPS Sebut Desa Tertinggal Berkurang sebanyak 6.518 Desa

Dimensi pelayanan dasar meningkat 0,92 poin dari 56,73 poin (2014) menjadi 57,65 poin (2018). Dalam pelayanan dasar, ketersediaan dan akses SMU/MA meningkat 19% dari 2014. Selain itu, ketersediaan dan kemudahan akses ke Apotek meningkat 54% dari 2014. Juga, akses ke rumah sakit meningkat 20% dari 2014.

Dimensi kondisi infrastruktur meningkat dari 39,21 poin (2014) menjadi 44,63 poin (2018). Dalam dimensi tersebut, desa yang memiliki pangkalan/agen/penjual LPG meningkat 14% dari 2014. Tak hanya itu, desa yang sebagian besar keluarganya menggunakan jamban sendiri meningkat 26% dari 2014.

Untuk dimensi transportasi juga meningkat dari 73,50 poin (2014) menjadi 77 poin (2018). Dalam dimensi ini, waktu tempuh menuju kantor camat atau bupati/walikota menjadi lebih cepat. Juga, desa yang memiliki jalan utama aspal/beton meningkat 15% dari 2014.

Dimensi pelayanan umum pun meningkat dari 51,72 poin (2014) menjadi 53,60 poin (2018). Dalam dimensi ini, ketersediaan fasilitas olahraga meningkat 8% dari 2014. Desa yang terdapat kejadian gizi buruk berkurang 29% dari 2014. Dan desa yang mengalami kejadian luar biasa berkurang 6% dari 2014.

Untuk dimensi penyelenggaraan pemerintah desa, meningkat dari 61,59 poin (2014) menjadi 71,40 poin (2018). Dalam dimensi ini, penerimaan desa meningkat lebih dari 50% dari 2014. Kemudian, desa yang memiliki sekretaris desa meningkat 13% dari 2014. Juga, pendidikan kepala desa minimal SMU meningkat 10% dari 2014.

Baca juga: BPS Abaikan Penghitungan Data Sawah Kementan

Suhariyanto mengatakan bahwa pemerintah tidak hanya berkonsentrasi untuk meningkatkan ekonomi di desa saja, tetapi juga meningkatkan aspek lainnya mulai pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan bahwa pembangunan di desa dapat berjalan dengan baik atas kerja sama dengan kementerian terkait lainnya.

"Program ini berhasil karena kerja sama dengan kementerian lainnya yang sudah mulai bersinergi dalam melakukan program-program pembangunan di desa," tandasnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More