E-KTP Tercecer di Duren Sawit, Mendagri Sebut Ada Kepentingan Politik

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Senin, 10 Des 2018, 16:33 WIB Politik dan Hukum
E-KTP Tercecer di Duren Sawit, Mendagri Sebut Ada Kepentingan Politik

Ist

KASUS tercecernya KTP elektronik (E-KTP) kadaluwarsa terjadi di sekitar Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12) menarik perhatian publik. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menyebutkan ada indikasi kepentingan politik dalam kasus tersebut.

"Kalau saya melihat ada indikasinya, ada unsur di sana walau itu E-KTP sudah kadaluarsa," kata Tjahjo di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Senin (10/12).

Baca juga: Polisi Dalami Tercecernya E-KTP di Duren Sawit

Tjahjo menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyidikan dari polisi terkait tercecernya E-KTP di daerah Duren Sawit. Ia pun menjelaskan kepada awak media bahwa pihaknya tidak akan berkomentar lebih lanjut sebelum ada keterangan dari polisi. "Sudah ada (investigasi internal), kami tidak mau dahului polisi. Nanti ada konpers resmi setelah kami ketemu kabareskirim," terang Tjahjo.

Tercecernya E-KTP di Duren Sawit bukan lah kasus yang pertama. Sabtu (26/5) lalu, di simpang Salabenda, Desa Parakansalak, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor juga ditemukan 6.000 E-KTP yang jatuh dari truk. Menurut Tjahjo, kejadian tersebut dilakukan oleh orang dari Dukcapil. "Kalau di Bogor pelakunya ya orang dalam (Dukcapil), yang bisa ngambil kan orang dalam. Pencuri tidak mungkin berkarung-karung," katanya.

Sabagi sanksinya, yang bersangkutan telah dicopot dari pangkat sebagai Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Ditjen Dukcapil Kemendagri lantaran telah melakukan kesalahan prosedur dalam pemindahan ribuan keping blanko tersebut.

"Yang di Bogor kami copot pangkatnya walau kepala rumah tangga kami akan pecat kalau sama. Walau tidak ganggu sistem mereka bisa timbulkan suasana pertentangan apa lagi ini tahun politik," pungkas Tjahjo. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More