Erick Terkejut Jawaban Sandiaga soal Solusi Biaya Infrastruktur

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Senin, 10 Des 2018, 07:30 WIB Politik dan Hukum
Erick Terkejut Jawaban Sandiaga soal Solusi Biaya Infrastruktur

MI/MOHAMAD IRFAN

KETUA Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir terkejut dengan ungkapan calon wakil presiden Sandiaga Uno yang ingin membangun infrastruktur tanpa membebani utang negara. Erick pun ingin berdiskusi dengan Sandiaga Uno.

“Cuma kalau dari Sandi membangun sesuatu tanpa utang, mungkin saya ingin ketemu juga. Saya ingin belajar,” ujar Erick.

Menurut Erick, dari kaca mata seorang pengusaha, ada dua hal dasar dalam berbisnis, yaitu modal dan utang. Tanpa ada itu, dia akan mendiskusikan soal pembangunan infrastruktur dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani, Ketua Dewan Pengarah Relawan Pengusaha Muda Nasional Muhammad Lutfi, dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia.

“Kita mau belajar. Kalau memang tadi saya, Lutfi, Rosan ketua Kadin, Bahlil ketua Hipmi, saya juga pengusaha olahraga, ingin belajar juga membangun usaha tanpa utang itu bagaimana dan seperti apa. Realitanya itu usaha harus ada modal dan utang. Kalau tanpa utang, sungguh menarik,” jelas dia.

Pengusaha lainnya, lanjut dia, dipastikan juga ingin mengetahui paparan yang baik dari Sandiaga, terkait pembangunan infrastruktur tanpa utang.

 “Nanti kita coba undang diskusi dengan para pengusaha, coba kita lihat paparannya. Menarik itu. Kita ingin belajar,” tutur dia.

Sandiaga telah memastikan jika dirinya bersama Prabowo Subianto terpilih di Pilpres 2019, akan membangun infrastrutur negara tanpa utang.  

Ia akan mengandalkan sektor swasta yang memiliki anggaran dana jangka panjang.

Pindah posko
4 bulan jelang Pilpres 2019, Sandiaga mengaku bahwa wilayah Jawa Tengah menjadi fokus dalam kampanye dirinya. Pada daerah dengan jumlah penduduk lebih dari 35 juta jiwa tersebut Sandi mungkin akan menghabiskan sisa masa kampanye Pilpres 2019.

“Ini betul, akan kami pusatkan (kampanye) di Jawa Tengah,” ujar Sandiaga.
Mantan Wakil Gubernur DKI tersebut tercatat sudah berkampanye di 818 titik terhitung sejak 23 September 2018 ditetapkan KPU.

Alasan Sandi menjadikan Jawa Tengah sebagai fokusnya lantaran di wilayah tersebut masih banyak masyarakat yang ingin mengetahui visi misinya sebagai pendamping Prabowo Subianto.

Rencana Sandi pun ditanggapi Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan, Ida Fauziah. Ia tidak mengkhawatirkan rencana BPN tersebut. “Alhamdulillah di Jawa Tengah dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin kuat. Saat ini kami masih merasa cukup percaya diri bahwa Jokowi unggul di Jawa Tengah,” ungkap Ida.

Meski pihaknya yakin pasangan nomor urut 01 unggul di Jateng, TKN, kata Ida, tetap bekerja untuk mengambil suara di wilayah tersebut. “Kami tetap akan bekerja untuk mengambil hati di sana. Teman-teman relawan perempuan di sana juga berjuang dan bekerja sungguh-sunguh untuk mempertahankan suara di sana,” jelas Ida. (P-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More