Relawan Gelar Khitanan Massal untuk Eratkan Sosial Masyarakat

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Sabtu, 08 Des 2018, 22:06 WIB Politik dan Hukum
Relawan Gelar Khitanan Massal untuk Eratkan Sosial Masyarakat

Antara

BUDAYA Indonesia yang kental dengan prinsip gotong royong, saling menolong, dan membantu sesama harus terus terus dipertahankan. Dengan menjaga relasi sosial tanpa batas itulah, maka Indonesia yang satu, sejahtera, dan tanpa sekat akan mudah diwujudkan.

Hal itulah yang ditekankan Erick Tohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasagan capres-cawapres Joko Widodo – Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan di acara bakti sosial berupa khitanan massal yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin, Sabtu (8/12/) di Rumah Susun Klender, Jakarta Timur.

Acara yang diikuti sekitar 300 anak itu dihadiri Ketua Umum Kosgoro 1957, Agung Laksono, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Sidarto Danusubroto, Anggota DPR dari Partai Golkar, Bambang Wiyogo, dan Alia Noorayu Laksono, caleg DPRD DKI Jakarta. Khitanan massal itu mendapat dukungan penuh berupa peralatan dan tenaga medis dari Tim Kesehatan Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin yang dipimpin, Yulianto Widiraharjo.

“Telah menjadi kewajiban kita bersama sebagai makhluk sosial untuk saling tolong-menolong dan membantu masyarakat. Saya mengapresiasi sebesar-besarnya atas kegiatan khitanan massal yang dilakukan tim relawan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ini kegiatan positif yang punya dampak luas. Tak hanya bagi kesehatan, tapi juga membantu sesama sekaligus mempererat hubungan sosial di dalam masyarakat Indonesia,” ujar Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (8/12).

Ia menambahkan, bagi lelaki muslim, khitan atau sunat merupakan kewajiban yang sudah dicontohkan sejak zaman Nabi Ibrahim AS hingga Nabi Muhammad SAW. “Selain menjalankan perintah agama, khitan juga menjaga kesehatan dan kebersihan alat reproduksi lelaki. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang. Dengan sehat kita bisa melakukan aktivitas dengan maksimal" terangnya.

Dengan masih besarnya kebutuhan di masyarakat terkait kesehatan dan juga kesejahteraan, Erick berharap akan banyak lagi kegiatan sosial yang dilakukan komunitas dan organ relawan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Apapun kegiatan sosial yang menyentuh sendi kehidupan dan kesejahteraan masyakat pasti berimplikasi luas, tak hanya bagi masyarakat sekitar, tapi juga akan memunculkan sikap positif terhadap pasangan capres-cawapres Jokowi dan Ma’ruf Amin,” tegas Erick. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More