Aliansi Jurnalis NKRI Tuntut Prabowo Cabut Pernyataan Lecehkan Profesi

Penulis: Micom Pada: Jumat, 07 Des 2018, 19:25 WIB Megapolitan
Aliansi Jurnalis NKRI Tuntut Prabowo Cabut Pernyataan Lecehkan Profesi

Ist

PULUHAN jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis NKRI menggelar aksi di depan Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (7/12). Mereka mendesak calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk segera minta maaf dan mencabut penyataannya beberapa waktu lalu yang dinilai merendahkan profesi jurnalis.

Koordinator Aksi Aliansi Jurnalis NKRI, Rivai Lamahoda, mengatakan, profesi jurnalis tidak anti-kritik dan menjadi bagian dari era demokrasi. Namun, sebagai negara demokrasi yang berdasarkan hukum, maka setiap kritik dan koreksi punya mekanisme dan jalur yang harus ditempuh.

"Sebagai politikus dengan jam terbang tinggi seperti Prabowo Subianto tentu tahu persis soal ini. Profesi jurnalis dilindungi oleh Undang-Undang tentang Pers. Dalam UU ini diatur koreksi terhadap pemberitaan adalah dengan mekanisme 'hak jawab' yang difasilitasi dewan pers dan apabila tidak menemui kata sepakat maka boleh mengajukan gugatan pidana pengadilan jika merasa dirugikan," ujar Rivai.

Rabu (5/12) lalu, Prabowo menuduh jurnalis sebagai antek orang yang mau menghancurkan NKRI dan bahkan menyerukan pendukungnya untuk tidak lagi menghormati jurnalis. Menurut Rivai, pernyataan itu sangat tendensius, menebar kebencian, mengadu domba, dan menghina profesi jurnalis.

Prabowo harus diingatkan bahwa pers adalah pilar demokrasi keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif dalam kehidupan bernegara sehingga pernyataan Prabowo sangat menyinggung perasaan jurnalis bahkan melecehkan profesi jurnalis, ujarnya.

Menurut Rivai, membangun narasi permusuhan kepada jurnalis merupakan 'kebodohan nyata' mengingat Prabowo sedang menggalang dukungan untuk pencalonannya dalam Pemilihan Presiden 2019.

Untuk itu Aliansi Jurnalis NKRI menuntut hal-hal sebagai berikut, pertama, mendesak Prabowo segera mencabut pernyataan yang menghina dan merendahkan profesi jurnalis sebagai antek penghancur NKRI.

"Menghina jurnalis sama saja telah menghina rakyat," katanya.

Kemudian kedua, lanjut Rivai, jika tuntutan tersebut tidak ditanggapi, pihaknya akan mengajak dan menyerukan kepada seluruh jurnalis se-Indonesia untuk memboikot seluruh pemberitaan tentang Prabowo. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More