Jokowi Curhat Susah Kumpulkan Anggota Keluarga

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 08 Des 2018, 13:40 WIB Humaniora
Jokowi Curhat Susah Kumpulkan Anggota Keluarga

ANTARA/Wahyu Putro A

PRESIDEN Joko Widodo mencurahkan isi hatinya (curhat) soal betapa susahnya mengumpulkan anggota keluarga secara komplet di luar waktu libur Lebaran.

"Ya berkumpul seperti ini memang ya saya harus ngomong apa adanya ya sangat sulit sekali," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara bincang santai dengan media di Restoran Grand Garden Caffee & Resto Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12).

Ia mengatakan ketiga putra putrinya telah memiliki kesibukan sendiri. Karenanya, susah bagi untuk membuat ketiganya berikut pasangan masing-masing dan anak mereka untuk bisa berkumpul dalam satu kesempatan.

"Karena masing-masing sudah mempunyai pekerjaan sendiri-sendiri, kesibukan sendiri, kegiatan sendiri, contoh yang kecil kayak Kaesang. Masih kuliah tapi sudah bekerja jualan pisang, sudah berapa sekarang. Mungkin sudah 54 kota dan yang lain juga sama. Misalnya kayak Bobby sudah ke sana, ke sini, jualan kopi," katanya.

Ia juga mengisahkan soal bisnis Gibran Rakabuming Raka, putra pertamanya yang merintis usaha martabak.

"Gibran juga sama, jualan martabak. Kesibukan sendiri-sendiri," katanya.

Baca juga: Jokowi Ajak Keluarga Keliling Kebun Raya Bogor

Oleh karena itu, ia bersyukur saat ada kesempatan berkumpul meski hanya sebentar,

"Alhamdulillah kemarin itu kumpul, sore. Tapi pagi tadi Subuh sudah ngilang satu. Kaesang sudah Subuh tadi, jam 5 tadi sudah ke Makassar. Ke Makassar karena ada acara di sana," katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana mengajak serta putra-putri, menantu, dan dua cucunya untuk bersantai bersama menghabiskan akhir pekan di Istana Bogor.

Tampak putra pertama Gibran Rakabuming Raka dan istri Selvi Ananda beserta anaknya Jan Ethes Sri Narendra. Selain itu putri keduanya Kahiyang Ayu dan suaminya Bobby Nasution serta putri mereka yang baru berusia 4 bulan Sedah Mirah.

Presiden memberikan kesempatan kepada wartawan yang biasa meliput di Istana Kepresidenan untuk bertanya apa saja tentang keluarganya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More