3 Warga Gianyar Tertimbun Longsor

Penulis: Arnoldus Dhae Pada: Sabtu, 08 Des 2018, 13:28 WIB Nusantara
3 Warga Gianyar Tertimbun Longsor

ANTARA

HUJAN deras dan petir yang melanda Bali semalam menyebabkan korban jiwa. Di Kabupaten Gianyar, satu keluarga tertimbun longsor. Mereka berasal dari Gang Taman Beji IV, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

Kepala Bidang Tanggap Darurat dan Kegawatdaruratan BPBD Bali I Komang Edi menjelaskan pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi kejadian bersama tim dari BPBD Kabupaten Gianyar.

"Benar. Ada warga dari Banjar Sasih, Desa Batubulan yang tertimbun longsor akibat hujan semalam sampai dini hari," ujarnya.

Namun, longsor sebenarnya baru terjadi tadi pagi. Saat ini petugas sedang melakukan evakuasi terhadap warga yang tertimbun.

Dari keterangan pihak keluarga, Ni Nyoman Martani, saat kejadian, ada 5 orang yang tinggal dalam rumah. Mereka adalah I Made Oktara Dwi Paguna, 30, sebagai kepala keluarga, Ni Made Lintang Ayu Widmerti, 31, bersama tiga anak mereka yang masih kecil.

Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Denpasar Dilanda Banjir

Saat kejadian, Martani sedang berada di luar rumah karena sedang sembahyang rutin di tempat persembahyangan keluarga.

"Sebenarnya tidak ada tanda-tanda longsor. Saat saya sedang sembahyang, tiba-tiba saja tanah di sekitar rumah seperti bergetar. Saat itulah rumah turun bersama isinya," ujarnya.

Seluruh rumah amblas. Proses evakuasi terus berjalan. Tim evakuasi pertama kali menemukan Oktara. Kemudian saat digali, tim menemukan lagi salah satu korban bernama Ni Putu Deta Vania Larasati, 6, yang ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Kapolsek Sukawati Iptu IGN Jaya Winangun menjelaskan tim saat ini terus melakukan pencarian. Pencarian akan terus dilakukan.

"Tim sudah berada di lapangan. Kita akan berupaya maksimal agar semua korban hidup," ujarnya.

Seluruh protap evakuasi dilakukan agar para korban cepat ditemukan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More