Jalur Kendaraan Skybridge Masih Dipenuhi PKL

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Sabtu, 08 Des 2018, 13:09 WIB Megapolitan
Jalur Kendaraan Skybridge Masih Dipenuhi PKL

MI/Bary Fathahiilah

SEDIKITNYA seratus PKL masih ramai berjualan di bawah jembatan multiguna atau Skybridge Tanah Abang. Oleh karena itu, terjadi kemacetan kendaraan akibat pedagang berhimpitan dengan pejalan kaki yang melewati Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang.

Pedagang pakaian serta pedagang minuman dan makanan berjualan di bahu jalan samping akses pintu menuju dan dari Stasiun Tanah Abang. Sementara pedangang pakaian lainnya masih berjualan di trotoar samping Jalan Jatibaru Raya.

Salah seorang pedagang Kiswari mengatakan masih berdagang di bawah skybridge lantaran masih banyak masyarakat yang melewati jalur tersebut.

"Kita jual minuman saja, masih ramai pejalan kaki lewat sini," katanya, Sabtu (8/12).

Baca juga: Anies Pastikan PKL Patuh dan Pindah ke Skybridge

Sejak jembatan multiguna dibuka untuk umum, Kiswari sempat berhenti berjualan di area itu karena ada larangan dan patroli Satpol PP. Akan tetapi sejak pagi, tidak ada satpol PP yang melarangnya.

"Kemarin kan dibuka yang di atas, kita disuruh pindah. Hari ini nggak ada larangan, kalau ada petugas kita minggir saja," sebutnya.

Dari pantauan Media Indonesia, pejalan kaki yang keluar stasiun menuju halte atau ke blok F dan Blok G Pasar Tanah Abang masih minim mengunakan jalur atas Skybridge. Mereka memilih menyusuri jalur kendaraan umum di bawah.

Sebanyak 446 PKL yang berhak untuk berdagang di kios Skybridge belum menempati lokasi tersebut. Sedangkan sisi kanan dan kiri kios itu telah dilalui pejalan kaki. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More