Ma'ruf Amin Bahagia Didukung Forum Santri Indonesia

Penulis: Rahmatul Fajri Pada: Sabtu, 08 Des 2018, 13:03 WIB Politik dan Hukum
Ma

MI/Adam Dwi

CAWAPRES nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengungkapkan kebahagiaannya usai mendapat dukungan dari Forum Santri Indonesia (FSI) pada Pilpres mendatang. Ia mengatakan jumlah santri yang banyak di Indonesia menjadi penanda yang baik dalam menatap kontestasi.

"Seperti diketahui santri itu tidak kecil jumlahnya, banyak. Pesantrennya saja banyak dan sekarang menjadi rebutan dan kami berbahagia memperoleh dukungan dari FSI," kata Ma'ruf ketika deklarasi dukungan FSI di kediamannya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/12).

Melalui dukungan ini, Ma'ruf mengucapkan terima kasih sekaligus menyampaikan imbauannya kepada santri di Indonesia. Ia meminta semua santri mampu berkontribusi dalam pembangunan Indonesia, khususnya dalam bidang ekonomi.

"Kami ingin ada semacam model santri yang juga usahawan. Selain itu, diharapkan ada kontribusi yang sangat signifikan dalam membawa kemajuan kemakmuran dan kesejahteraan bangsa," kata Ma'ruf.

Baca juga: Kinerja Nyata Jadi Alasan FSI Dukung Jokowi-Amin

Tidak hanya itu, Ma'ruf juga mengajak selama proses kontestasi Pilpres yang rentan gesekan, santri mampu menjaga keutuhan bangsa. Ia mengatakan agama justru menjadi perekat, meski dalam realitanya terjadi perbedaan pandangan politik.

"Jangan sampai agama yang mestinya rahkmatan lil alamin dijadikan alat untuk menimbulkan konflik," kata Ma'ruf.

Dengan begitu, ia berharap kedamaian dan persatuan dapat tercapai, karena memiliki penafsiran yang baik tentang agama yang menjadi pemersatu.

Selain itu, ia juga meminta kesepakatan yang telah dibuat para pendiri bangsa tidak dirusak dengan kepentingan politik pribadi. Maka dari itu, ia juga meminta peran santri dalam menjaga pesan dari para pendahulu.

"Saya juga megajak FSI menjaga NKRI dan keutuhan bangsa dari upaya yang merusak kesepakatan. Jangan sampai ada upaya merusak kesepakatan yang telah dirintis oleh para pendiri bangsa," tandas Ma'ruf. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More