Kinerja Nyata Jadi Alasan FSI Dukung Jokowi-Amin

Penulis: Rahmatul Fajri Pada: Sabtu, 08 Des 2018, 12:59 WIB Politik dan Hukum
Kinerja Nyata Jadi Alasan FSI Dukung Jokowi-Amin

MI/ADAM DWI
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin (duduk kedua kiri) menerima kunjungan Ketua Umum DPP Forum Santri Indonesia (FSI) Iwan Ari Kurnia (duduk kiri) beserta anggota di kediamannya, Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

KETUA Dewan Pembina Forum Santri Indonesia (FSI) Rokhmin Dahuri mengatakan kinerja nyata yang dilakukan Presiden Joko Widodo selama masa pemerintahannya menjadi alasan FSI menyatakan dukungannya. Rokhmin mengatakan beberapa pencapaian bidang ekonomi menjadi alasan Jokowi harus melanjutkan pemerintahannya.

"Kenapa kami mendukung? Alasannya terbukti kebijakan dan kinerja Jokowi-JK sudah on the right track," kata Rokhmin ketika deklarasi FSI di kediaman Ma'ruf Amin, Jakarta Pusat, Sabtu (8/12).

Rokhmin menjelaskan pencapaian Presiden Jokowi terutama dalam bidang ekonomi terlihat dengan pendapatan product domestic bruto pada 2017 menembus US$1 juta.

"Ini pertama kali dalam sejarah. Pertama kali pula kita masuk di jajaran 16 ekonomi negara terbesar di dunia," kata Rokhmin.

Selain itu, ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif stabil juga lebih tinggi ketimbang negara lain.

"Pertumbuhan ekonomi 5,1% tinggi dibandingkan negara lain," kata Rokhmin.

Baca juga: Forum Santri Indonesia Nyatakan Dukungan Kepada Jokowi-Amin

Mengenai pengentasan kemiskinan, Rokhmin mengatakan angka kemiskinan di bawah pemerintahan Jokowi mampu mencapai angka 9,8%.

"Dalam sejarah, ini baru pertama kali kemiskinan di bawah 10%. Kita ingat pada 1970 rakyat misikin kita itu 60%," tandas Rokhmin.

Dari pencapaian tersebut, Rokhmin mengindikasikan adanya kebijakan yang tepat diambil Presiden Jokowi dalam menurunkan angka kemiskinan. Rokhmin mengatakan, selama ini, memang jurang pemisah antara orang kaya dan orang miskin mampu diatasi Presiden Jokowi.

"Presiden Jokowi tahu persis tentang kesenjangan pada masyarakat miskin. Makanya ada pembagian sertifikiasi tanah untuk rakyat. Kartu pintar, kartu sehat. Lalu, juga membangun infrastruktur secara masif," kata Rokhmin.

Lebih lanjut, Rokhmin menyinggung konsep arus baru ekonomi yang ditawarkan Ma'ruf Amin terhadap kemajuan ekonomi Indonesia. Rokhmin meyakini kehadiran Maruf mampu membawa perspektif baru dalam kebijakan ekonomi bangsa Indonesia.

"Membantu Jokowi untuk menambal hal yg masih kurang. Dan yang lebih penting mereduksi rakyat miskin. Ma'ruf memiliki konsep sangat jitu dan luar biasa," kata Rokhmin.

Lebih terpenting lagi, menurut Rokhmin, adanya perpaduan sisi nasionalis dan agamis yang diyakini bisa membawa Indonesia menuju lebih baik. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More