Erick Thohir Minta TKD Jokowi-Amin Petakan Suara

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Jumat, 07 Des 2018, 21:05 WIB Politik dan Hukum
Erick Thohir Minta TKD Jokowi-Amin Petakan Suara

MI/PIUS ERLANGGA

KETUA Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, memberikan pembekalan ke Tim Kampanye Daerah (TKD) di Grand Sahid, Jakarta, Jum’at (7/12). Erick menekankan tim di daerah solid meningkatkan elektabilitas pasangan nomor urut 01 tersebut.

"Kami TKN dengan TKD solid ya, kami berjuang maksimal dengan target kami, karena semua yakin beliau (Jokowi) pemimoin terbaik buat Republik Indonesia," kata Erick, Jum’at (7/12)

Erick menambahkan, pihaknya juga meminta masukan dari TKD terkait peta suara hingga isu yang berkembang di daerah.

"Kami ingin mendapatkan isu yang nyata dari daerah-daerah apa yang sudah dilakukan apa yang perlu masukan dan kami juga menyiapkan sistem training di sini tidak hanya training dalam arti hanya admininstrasi tetapi juga tentang kegiatan yang terus dikakukan ke depan," kata Erick.

Erick meyakini, suara Jokowi bisa diatas suara pilpres 2014 yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla. Angka itu didapatkan dari elektabiltas dari pasangannya di pilpres kali ini, Ma'ruf Amin.

"Kalau kita lihat dengan posisi yang sekarang luar biasa. Contoh misalnya ketika Pak Jokowi bersama Pak Jusuf Kalla menang untuk 2014 berapa, 53%. Sekarang ini beliau 53%, cawapresnya kiai Ma’ruf Amin ini akan bergerak pasti di atas 53%," ujarnya.

Setiap daerah, kata Erick, memiliki target pemenangan beragam. Bahkan, lanjutnya, ada daerah yang menargetkan mencapai 80%.

"Kan ini lg kosolidasi. Ada yg 80%, ada yg 35% ya gak apa-apa. Tapi kan kita ini secara kumulatif," jelasnya. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More