PKPU dan Sarihusada Sinergi Membangun Lombok

Penulis: Syarief Oebaidillah Pada: Jumat, 07 Des 2018, 21:15 WIB Nusantara
PKPU dan Sarihusada Sinergi Membangun Lombok

Ist

PROSES rehabilitasi Lombok ,Nusa Tenggara Barat terus dilakukan pasca bencana yang terjadi pada Agustus 2018 lalu. Selain pemberdayaan ekonomi, program pemulihan yang dilakukan oleh PKPU Human Initiative antara lain pemulihan bangunan fisik.

Gempa bumi yang sempat mengguncang hingga 5,8 SR tersebut telah meruntuhkan rumah-rumah warga, termasuk berdampak pada tempat tinggal karyawan PT Sarihusada Generasi Mahardika (Sarihusada). Perusahaan yang concern pada kepedulian terhadap nutrisi anak bangsa ini merupakan salah satu mitra perusahaan PKPU Human Initiative.

Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab perusahaan, Sarihusada bekerja sama dengan PKPU Human Initiative untuk mewujudkan #solusipeduli bagi karyawan terdampak bencana tersebut.

"Bersama PKPU Human Initiative, kami ingin memberikan yang terbaik untuk membantu karyawan kami yang terdampak bencana di Lombok, dengan merenovasi atau membangun kembali hunian yang layak bagi mereka," kata President Director Sarihusada, Connie Ang, melalui keterangan yang diterima hari ini.

Presiden PKPU Human Initiative, Agung Notowiguno, mengapresiasi kepedulian dan tanggung jawab sosial Sarihusada terhadap karyawannya tersebut.

"Bagaikan satu tubuh, jika ada di antara anggota tubuh yang sakit, maka semua merasakannya. Saya kira hal ini yang dirasakan jajaran manajemen Sarihusada beserta seluruh karyawannya. Kepedulian memang lebih utama diberikan pada mereka yang terdekat," ungkap Agung.
Menurut Agung, Sarihusada merupakan salah satu mitra perusahaan yang selama ini mendukung program sosial kemanusiaan lembaganya.

"Kebetulan tempat tinggal karyawannya (Sarihusada) itu menjadi salah satu wilayah sasaran program rehabilitasi PKPU Human Initiative di Lombok. Artinya sangat mungkin bisa bersinergi. Ini merupakan dampak positif dari kerjasama yang baik selama ini,” tambah Agung.
Kerja sama dan sinergitas tentu menjadi hal penting dalam mewujudkan #LombokBangkit agar kehidupan warga terdampak dapat segera pulih kembali. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More