Peluang Terbuka di Ekonomi Digital

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Jumat, 07 Des 2018, 23:30 WIB Ekonomi
Peluang Terbuka di Ekonomi Digital

ANTARA FOTO/Ardiansyah

Anak muda harus bertindak kreatif dan memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi untuk meraih peluang dalam Revolusi Industri 4.0 yang akan membawa perubahan dunia sangat cepat.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa saat inilah waktu yang tepat bagi yang kecil untuk mengambil kesempatan menuai keuntungan.

“Kesempatan bagi anak-anak muda yang kreatif yang inovatif untuk menyalip di tikungan. Siapa yang bisa merespons secara cepat, dia yang akan mendapat keuntungan,” kata Presiden Jokowi saat membuka Digital Startup Connect 2018 di Balai Kar­tini, Jakarta, Jumat (8/12).

Presiden  mencatat pertumbuhan startup digital sangat pesat. Berdasarkan catatannya, ekonomi digital berkontribusi 7,3% terhadap produk domestik bruto (PDB) In­donesia pada 2017. Capaian itu cukup baik mengingat pertumbuhan ekonomi In­donesia hanya 5,1% tahun lalu.

Kolaborasi sektor online dan offline, menurut Presiden, dapat menambah percepatan perekonomian.

“Saat ini  ada 62 juta usaha mikro dan ke­cil yang ada di kampung-kampung. Jangan hanya bertumpu kepada online-nya saja, offline-nya ini ada persoalan yang juga harus dicarikan solusi. Saya ingin, kita semuanya agar banyak (perusahaan) rintis-an ekspor yang kecil-kecil bisa merambah global marketplace,” pungkasnya.

Jalin kolaborasi
PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk (BTN) berkolaborasi dengan empat startup untuk mendukung bisnis perseroan. Keempat startup itu ialah KYCKI, ManPro, Gradana, dan Buildeco.

“Saat ini kami berkolaborasi dengan empat startup ini untuk mendukung bisnis, di antaranya mempercepat pelayanan kepada nasabah,” ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono di acara Digital Startup Connect 2018 yang merupakan kerja sama BTN dengan Plug n Play dan Young On Top.

Kolaborasi dengan KYKCI akan mempermudah nasabah BTN mengisi data dalam pembukaan rekening tabungan. Dengan penggunaan teknologi optical character recognation (OCR), pembukaan rekening tabungan hanya memerlukan foto KTP.

Dengan Manpro, BTN bekerja sama dalam penggunaan aplikasi monitoring pembangunan proyek perumahan agar sesuai dengan rencana anggaran biayanya.

Adapun dengan Gradana, BTN bekerja sama dalam KPR autoapproval untuk pasar properti. Gradana akan membantu debitur dalam pencicilan uang muka KPR.  Lalu dengan Buildeco, lanjut Maryono, BTN akan bekerja sama dalam portal perdagangan elektronik untuk pembelian bahan bangunan bagi mitra perseroan guna mendukung program sejuta rumah, konstruksi, dan infrastruktur lainnya.

 “Perbankan harus memanfaatkan mereka sebagai peluang bisnis sekaligus mitra untuk meningkatkan layanan digital perbankan,” katanya.

BTN akan melakukan sejumlah strategi untuk memanfaatkan perkembangan ekosistem digital di Indonesia.

Strategi pertama ialah bermitra dengan Plug n Play Indonesia dalam mencari perusahaan-perusahaan startup yang akan dijadikan sebagai partner strategis Bank BTN.

Strategi kedua ialah penguatan ­e-channel, dengan meningkatkan kolaborasi dengan e-commerce dan fintech. (E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More