Potensi Penerimaan APBN Bisa Dikejar Lebih Lagi

Penulis: Fetry Wuryasti Pada: Jumat, 07 Des 2018, 19:16 WIB Ekonomi
Potensi Penerimaan APBN Bisa Dikejar Lebih Lagi

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini, penerimaan negara di tahun ini akan melampaui target dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018. Ini untuk pertama kalinya penerimaan negara melebihi target APBN.

Hingga akhir 2018, Sri Mulyani meyakini, penerimaan negara bisa mencapai Rp 1.936 triliun atau naik 18,2% dari tahun lalu. Jumlah tersebut lebih tinggi dari target APBN 2018 sebesar Rp 1.894 triliunm

"Untuk pertama kali penerimaan negara akan mencapai melebihi apa yang ada di dalam UU APBN," katanya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (5/12).

Namun ekonom Indef Ahmad Heri Firdaus mengatakan sebenarnya penerimaan negara masih bisa dikejar jauh lebih besar lagi dari targetnya.

"Karena kalau sekarang kita lihat tax ratio masih rendah dan cenderung menurun. Ini mengukur ratio penerimaan pajak terhadap PDB," ujar dia saat dihubungi, Jumat (7/12).

Penerimaan masih APBN bisa dikejar dari ektor jasa dalam arti luas. Sektor pariwisata yang selama ini digencarkan memang belum memperlihatkan hasil signifikan. Sebab faktor pendukungnya belum sepenuhnya support pariwisata. Padahal infrastruktur telah banyak dibangun.

"Bukan cuma infrastruktur yang perlukan, tapi juga faktor SDM, UMKM, konektivitas, dan lainnya menentukan," tukas Ahmad Heri.

Sebelumnya Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong sempat mengatakan kunjungan wisman dan nasional tetap pertumbuhannya di kisaran 11-12% per tahun. Jadi di saat ekonomi Indonesia elbertumbuh 5%, kunjungan wisata tumbuh 11-12%.

"Ini konsisten dengan trend yang ada di kawasan. Asean secara keseluruhan juga alami tourism boom yang luar biasa. Dalam beberapa kesempatan  menurut data yang ada,pertumbuhan ekonomi dunia pertumbuhan ekonomi dunia 3, 5% per tahun. Tapi pertumbuhan sektor pariwisata dunia 7% pertahun.

Dalam 20 tahun (merujuk bloomberg) ke depan dari semua lapangan pekerjaan yang diciptakan 1 dari 4 lapangan kerja akan berada di sektor pariwisata. Jadi sebagai motor lapangan kerja,pariwisata memainkan peranan penting," tukas Lembong beberapa waktu lalu. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More