16 Jenazah Korban Penembakan di Papua Diterbangkan ke Makassar

Penulis: Antara Pada: Jumat, 07 Des 2018, 19:05 WIB Nusantara
16 Jenazah Korban Penembakan di Papua Diterbangkan ke Makassar

ANTARA FOTO/Jeremias Rahadat

SEBANYAK 16 jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua Barat di terbangkan ke Pangkalan Udara Lanud Sultan Hasanuddin Maros, Makassar Sulawesi Selatan, Jumat (7/12).

Rencananya jenazah tersebut akan tiba di bandara setempat pada pukul 18.06 Wita dengan menggunakan pesawat Hercules Alfa 1331 milik TNI AU.

"Dari  total 16 peti jenazah, 14 peti jenazah di turunkan di Lanud, dua lainnya akan di geser ke Jakarta," sebut Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Hasanuddin, Mayor Sus Henny Purwanny, di kantornya.

Sedangkan untuk 14 peti jenazah, sembilan peti diambil langsung pihak keluarga yakni dari Kabupaten Gowa Sulsel,  satu Makassar, dan tujuh jenazah akan dibawa ke Tana Toraja, Sulsel.   

Selanjutnya, tiga peti jenazah akan dibawa ke Palu, Sulawesi Tengah, satu peti jenazah di Kalimantan Timur, dan satu lainnya ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Seluruh korban tersebut sudah teridentifikasi.

Untuk kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Chayanto bersama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono dari Papua ke pangkalan Udara Lanud Sultan Hasanuddin Maros, diperkirakan tiba pada pukul 16.45 Wita menggunakan pesawat Boeing 1305.

Saat ditanya apakah ada upacara militer saat tiba di pangkalan udara setempat, kata Henny, belum bisa dipastikan, namun nanti dilihat kondisi terakhirnya apa diperlukan atau tidak tergantung dari perintah Panglima.

"Kita lihat schedule-nya nanti apakah itu diperlukan atau tidak. Saat ini kami masih menunggu dan mempersiapkan segala sesuatunya," tambah dia.

Jumlah korban penembakan di Nduga, Papua Barat yang tiba di Lanud Hasanuddin yakni Muhammad Agus (Gowa), Fais Syaputra (Makassar),  Yusafat (Palu), Yusran (Palu), dan Aris Usi (Palu).

Untuk jenazah tujuan Tana Toraja (Tator) Sulsel, yakni Alipanus, Carly Fattino, Agustinus, Anugerah, Dino Kondo, Danil Karre, dan Marcus Allo.

Sedangkan jenazah untuk tujuan Kalimantan Timur adalah Samuel Pakiding, dan tujuan jenazah NTT yakni Emanuel Beli Naikteas. Untuk dua jenazah lainnya akan dibawa ke Jakarta dengan tujuan ke Sumatra Utara yakni Jegri Simare Mare, dan Efrandi Hutagaol.Jumlah total sebanyak 16 peti jenazah. (OL-1)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More