Final Bali IFC Pertemukan Dua Klub Indonesia

Penulis: Budi Ernanto Pada: Jumat, 07 Des 2018, 18:44 WIB Olahraga
Final Bali IFC Pertemukan Dua Klub Indonesia

Ist

BARA FC berhasil mengikuti langkah Timnas Pelajar yang berhasil melaju ke babak final Bali International Football Championship (IFC) U-15 2018. Bara FC yang seperti halnya Timnas Pelajar, merupakan wakil Indonesia di ajang tersebut.

Timnas Pelajar lolos dari semifinal, setelah menang 3-1 dari Hubei, wakil Tiongkok pada Kamis (6/12). Sementara Bara, masuk final seusai menumbangkan wakil Malaysia Felda United 2-0 dalam laga yang berlangsung pada Jumat (7/12).

Baca juga: Timnas Pelajar tidak Dibebani Target

Menghadapi Timnas Pelajar, pelatih Bara Bambang Warsito mengatakan peraih predikat juara pastinya ditentukan oleh kesiapan masing-masing kesebelasan. Namun, dia juga sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi tim yang dibina oleh Firman Utina itu.

“Timnas Pelajar punya pertahanan yang kokoh, tapi ada celah di sisi kiri yang bisa kami manfaatkan. Dua pemain mereka yang jadi penyerang dan gelandang juga cepat. Kami harus kunci dua pemain itu,” kata Bambang.

Meski serangan Timnas Pelajar dinilai cukup mematikan, Bambang menegaskan, bahwa bukan berarti itu akan membuat pemainnya bertahan. Bara yang dikapteni Syukran Arabia Samual akan diinstruksikan untuk tetap menyerang.

Dalam kesempatan terpisah, Firman mengatakan siap menghadapi Bara. Walau demikian, dia sebenarnya lebih suka jika lawannya di babak penentuan merupakan klub luar negeri. Karena dengan demikian, bakal ada ilmu baru yang didapat.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyatakan sangat gembira dengan adanya All Indonesian Final di Bali IFC. Deputi III Kemenpora Raden Isnanta mengatakan lolosnya Timnas Pelajar dan Bara membuktikan kualitas sepak bola usia dini Indonesia sudah berlevel internasional.

“Kedua klub kita memperlihatkan perlawanan yang tangguh ketika harus melawan klub asal Malaysia, Thailand, Filipina, Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok, Itu membuktikan kita memang bisa bersaing dengan negara-negara di Asia Tenggara, Asia, dan semoga tembus level dunia,” kata Isnanta. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More